"Nenek meninggal dunia pagi tadi sekitar pukul 08.55 Wita, setelah cukup lama menderita sakit diabetes," kata Cokorda Gede Agung, cucu almarhumah, di Gianyar.
Pria yang akrab dipanggil Cok Ichiro itu mengatakan, almarhumah merupakan suami dari Cokorda Gde Agung Sukawati, penglingsir Puri atau Kraton Saren Agung Ubud, Gianyar, yang telah terlebih dahulu meninggal dunia.
"Nenek meninggal dunia dalam perawatan intensif di ruang ICU Wings Internasional RSUP Sanglah," katanya.
Saat ini, kata Cok Ichiro, jenazah almarhumah sudah berada di Puri Saren Agung Ubud, ditempatkan di ruang khusus yakni Bale Betel (salah satu ruangan khas di kompleks puri).
Ditanya soal penanganan jenazah selanjutnya, Cok Ichiro mengatakan masih harus dirapatkan dengan seluruh keluarga besar dan unsur puri lainnya.
Sementara berdasarkan pantauan, di ruamh duka telah tampak hadir sejumlah politisi seperti Cokorda Budi Suryawan dari Partai Golkar yang juga kerabat puri, I Ketut Karda dari Partai Demokrat, serta beberapa pejabat di jajaran Pemkab Gianyar. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.