• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Senin, 5 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      Minggu, 17 Agustus 2025 21:50

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:30

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Kamis, 14 Agustus 2025 13:25

  • Updates
    • BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      Minggu, 28 Desember 2025 8:50

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:45

      BMKG  prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      Sabtu, 27 Desember 2025 8:06

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      Jumat, 26 Desember 2025 14:07

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      Sabtu, 20 Desember 2025 10:53

  • Ekonomi
    • BPS Bali: Inflasi tahunan Desember 2025 jadi yang tertinggi dalam tiga tahun

      BPS Bali: Inflasi tahunan Desember 2025 jadi yang tertinggi dalam tiga tahun

      Senin, 5 Januari 2026 19:42

      2.469 penumpang arus balik Nataru tiba di Bali

      2.469 penumpang arus balik Nataru tiba di Bali

      Minggu, 4 Januari 2026 20:02

      Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:58

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:53

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      Sabtu, 3 Januari 2026 4:43

  • Humaniora
    • Pemkab Badung tangani sampah berbasis sumber secara optimal

      Pemkab Badung tangani sampah berbasis sumber secara optimal

      Senin, 5 Januari 2026 19:56

      BBMKG memprakirakan kecepatan angin perairan Bali maksimum 35 knot

      BBMKG memprakirakan kecepatan angin perairan Bali maksimum 35 knot

      Senin, 5 Januari 2026 19:29

      547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      Minggu, 4 Januari 2026 14:43

      Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Sabtu, 3 Januari 2026 11:41

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 13:05

  • Pariwisata
    • Arus balik Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      Arus balik Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      Senin, 5 Januari 2026 3:09

      Gubernur Bali agendakan panggil biro perjalanan online yang kerap jual penginapan ilegal

      Gubernur Bali agendakan panggil biro perjalanan online yang kerap jual penginapan ilegal

      Minggu, 4 Januari 2026 21:10

      Pengunjung Kebun Raya Bali tembus 20 ribu saat libur Nataru

      Pengunjung Kebun Raya Bali tembus 20 ribu saat libur Nataru

      Minggu, 4 Januari 2026 15:10

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Sabtu, 27 Desember 2025 18:45

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Minggu, 14 Desember 2025 5:51

  • Fokus Hoax
    • Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Minggu, 22 Oktober 2023 11:35

  • Olahraga
    • Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

      Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

      Minggu, 4 Januari 2026 22:15

      Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

      Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

      Minggu, 4 Januari 2026 6:14

      Jay Idzes tampil penuh saat Sassuolo tahan imbang Parma 1-1

      Jay Idzes tampil penuh saat Sassuolo tahan imbang Parma 1-1

      Minggu, 4 Januari 2026 5:54

      Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Sabtu, 3 Januari 2026 15:39

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      Sabtu, 3 Januari 2026 5:23

  • Taksu
    • WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Jumat, 25 Juli 2025 21:55

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Senin, 7 Juli 2025 19:01

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Jumat, 9 Mei 2025 20:26

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Senin, 21 April 2025 22:17

  • Artikel
    • Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Sabtu, 9 Agustus 2025 17:48

  • Seni dan Hiburan
    • Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:47

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumat, 21 November 2025 6:02

      Daftar pemenang AMI 2025

      Daftar pemenang AMI 2025

      Kamis, 20 November 2025 5:51

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sabtu, 15 November 2025 1:02

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      Kamis, 16 Oktober 2025 12:44

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:42

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Rabu, 31 Desember 2025 1:00

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 21:31

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Selasa, 30 Desember 2025 15:35

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Minggu, 28 Desember 2025 20:11

  • English

70 Tahun Megawati Soekarnoputri

Senin, 23 Januari 2017 10:24 WIB

70 Tahun Megawati Soekarnoputri

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/wdy/17)

Jakarta (Antara Bali) - Pada 23 Januari 2017 ini, Presiden ke-5 Republik Indonesia (2001-2004) Megawati Soekarnoputri berulang tahun ke-70 dan dia menjadi tokoh perempuan satu-satunya di Indonesia bahkan di dunia yang terlama dalam menjabat ketua umum partai sejak 1993 hingga kini.

Partai yang dipimpin Megawati bahkan merupakan partai berkuasa (the ruling party) berdasarkan hasil Pemilu 2014 yakni Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang mengantarkan duet Joko Widodo dan Jusuf Kalla menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019.

Perjuangan Megawati memimpin partai berlambang kepala banteng itu tidak mudah, bahkan cenderung mustahil dapat dilakukan oleh seorang perempuan yang lahir dan menghabiskan masa kecil hingga remajanya selalu di lingkungan istana kepresidenan.

Maklum, Megawati merupakan anak kedua dari pasangan ayahnya, Presiden ke-1 Republik Indonesia Soekarno dan Ibu Negara saat itu Fatmawati. Dari orang tuanya itu lahir Guntur Soekarnoputra pada 3 November 1944, Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri pada 23 Januari 1947, Dyah Pramana Rachmawati Soekarnoputri pada 27 September 1950, Dyah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri pada 28 Oktober 1951, dan Guruh Soekarnoputra pada 13 Januari 1952.

Adis, panggilan kesayangan dari ayahnya kepada dirinya, bahkan melampaui kepiawaian Soekarno dalam lamanya memimpin partai bila dibandingkan dengan kepemimpinannya di partai itu pada masa-masa perjuangan kemerdekaan lalu.

Soekarno tercatat sebagai pendiri Partai Nasionalis Indonesia (PNI) di Bandung pada 4 Juli 1927 sekaligus menjadi pemimpin partai itu hingga 1931 dengan menjalani masa sulit melawan kolonial Belanda.

Sementara Megawati memimpin PDI - partai yang dibentuk oleh rezim Orde Baru di Jakarta pada 10 Januari 1973 berdasarkan fusi lima partai politik ketika itu yakni PNI, Partai Katolik, Partai Murba (Musyawarah Rakyat Banyak), Parkindo (Partai Kristen Indonesia), dan Partai IPKI (Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia - sejak 1993 sebagai hasil dari Kongres Luar Biasa di Surabaya pada 2 Desember 1993.

Megawati dengan kesabaran dan keteguhan prinsipnya, menepis kemustahilan itu menjadi keniscayaan bahkan menjadi simbol perjuangan dan perlawanan terhadap rezim Orde Baru.

Peringatan HUT ke-70 Megawati berlangsung di Taman Ismail Marzuki dalam acara pagelaran teater kebangsaan Tripikala sekaligus peluncuran buku "Megawati Dalam Catatan Wartawan Bukan Media Darling Biasa".

Penulis diundang untuk menorehkan catatan mengenai ketokohan Megawati. Separuh dari masa kerja penulis sebagai wartawan kantor berita resmi negara sejak 1992 hingga kini adalah meliput Megawati sejak 1993 sampai 2004 saat terjadi pergantian kepemimpinan dari putri Presiden I RI Soekarno itu kepada Susilo Bambang Yudhoyono.

Setiap wartawan apalagi yang membidangi liputan politik dalam negeri termasuk wartawan asing yang pernah, sedang, atau akan bertugas di Indonesia tentu ingin mengenal politisi perempuan pertama yang menjadi ketua umum partai dan perempuan pertama yang menjadi Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan. Amerika Serikat, Jepang, bahkan negeri tetangga Malaysia dan Singapura saja belum pernah memiliki kepala negara atau kepala pemerintahan dari kaum hawa.

Meliput perjalanan karir politik Megawati dari awal perjuangannya memimpin hingga menjadi orang nomor 1 di Republik ini sekaligus merupakan kesaksian.

Menginspirasi

Megawati tidak hanya merupakan sosok negarawan, politisi, dan ibu rumah tangga, melainkan juga figur yang menginspirasi dengan sikap-sikapnya yang teguh dan konsisten.

Megawati "dibesarkan" oleh rezim Orde Baru yang menekan dia habis-habisan. Bayangkan bila ketika itu Megawati didukung oleh pemerintah. Karir politik di partainya barangkali sudah tamat. Apalagi PDI merupakan hasil rekayasa pemerintah melalui fusi PNI, Parkindo, Partai Katolik, Partai Murba, dan Partai IPKI dan pimpinan partainya selalu harus mendapat restu pemerintah.

Lihat saja Ketua Umum PDI hasil Kongres I di Jakarta pada Senin-Selasa 12-13 April 1976 terpilih secara aklamasi Mohamad Sanusi Hardjadinata, calon dari pemerintah. Politisi PNI itu sebelumnya menjabat Gubernur Jawa Barat (1951-1956), Mendagri (1957-1959), dan Mendikbud (1967-1968).

Begitu pula Sunawar Sukowati, menjadi Ketua Umum PDI pilihan pemerintah, hasil Kongres II di Jakarta pada Selasa-Sabtu 13-17 Januari 1981 yang dibuka oleh Presiden Soeharto. Sunawar pernah menjabat Menteri Negara Bidang Pengawasan Proyek Pemerintah (1968-1971) dan Menteri Negara Kesejahteraan Rakyat (1973-1978).

Sunawar wafat pada 1986 dan PDI menyelenggarakan Kongres III di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta pada Selasa-Jumat 15-18 April 1986. Kongres menyerahkan pada pemerintah menunjuk ketua umum melalui Mendagri Soepardjo Rustam, Pangab Jenderal LB Moerdani, dan Menmudsekkab Moerdiono. Pemerintah mengangkat Soerjadi.

Soerjadi mengajak Megawati dan Guruh terjun ke politik praktis bersama PDI sehingga mereka terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 1987. Soerjadi tak hanya Ketua Umum DPP PDI tetapi juga Wakil Ketua MPR/DPR dua periode sejak 1987 hingga 1997.

Soerjadi membuat perolehan suara dan kursi Golkar di DPR RI merosot pada Pemilu 1992 menjadi 66.599.331 suara atau 282 kursi, anjlok dari 299 kursi pada Pemilu 1987.

Sebaliknya, perolehan suara dan kursi PDI meningkat. Pada Pemilu 1992, PDI menambah 16 kursi dibandingkan Pemilu 1987, sehingga menjadi 56 kursi atau 14.565.556 suara. Perolehan suara dan kursi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) juga meningkat yakni meraih 16.624.647 atau 62 suara, meningkat satu kursi dibanding hasil Pemilu 1987.

Upaya menggerus Soerjadi pun terjadi pada Kongres IV di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan pada Rabu-Minggu 21-25 Juli 1993. Pemerintah tak mengakui Soerjadi meskipun terpilih kembali pada kongres berdarah akibat bentrokan itu. Megawati hadir pada kongres itu tetapi dua hari sebelum penutupan dia pulang ke Jakarta karena merasa pilu atas kericuhan dan bentrokan itu.

Penulis menyaksikan saat pemerintah menetapkan 23 anggota caretaker DPP PDI yang dipimpin Ketua PDI Jawa Timur Latief Pudjosakti, di Surabaya pada Jumat 27 Agustus 1993. Mendagri Moh Yogie Suardi Memet, Dirjen Sospol Sutoyo NK, dan Gubernur Jatim Basofi Sudirman, serta utusan dari 27 DPD PDI se-Indonesia hadir. Penetapan itu berlangsung sehari sebelum pelantikan Gubernur Jatim Basofi Sudirman.

Tak mudah

Tak salah menyebut PDI sebagai partai kisruh. Seperti kongres-kongres sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) PDI di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Kamis hingga Senin, 2-6 Desember 1993 juga akrab dengan kekisruhan. Calon pemerintah, Budi Hardjono, yang bersaing dengan Ismunandar dan Latief Pudjosakti, tak mampu memendung dukungan peserta kongres untuk Megawati.

Megawati menyatakan kesediaannya menjadi calon ketua umum setelah sejak September banyak menerima kedatangan pengurus cabang PDI dari berbagai daerah yang meminta kesediaannya. Megawati pun pada Selasa 23 November 1993 di kediamannya di Jalan Kebagusan IV Nomor 45 Jakarta Selatan, meluncurkan buku "Bendera Sudah Saya Kibarkan".

KLB itu hanya sempat dibuka oleh Mendagri Moh Yogie SM dan tidak pernah ditutup karena caretaker sebagai panitia telah tinggal glanggang colong playu atau lari dari tanggung jawab. Mereka lari ke "ketiak" pemerintah, mencari solusi, untuk menghadang peluang Megawati yang telah dicalonkan oleh sebanyak 261 cabang PDI dalam KLB itu.

Lantaran tak ada kejelasan keberlanjutan pemilihan ketua umum. Beberapa menit menjelang batas akhir waktu izin penyelenggaraan KLB, Megawati menyatakan diri sebagai ketua umum PDI secara "de facto". Setelah waktu penyelenggaraan KLB habis, mereka pun pulang dan polisi membubarkan acara itu.

Itulah awal kemandirian PDI untuk tidak mau terus menerus diintervensi dalam pemilihan ketua umum.

Mendagri yang berada di Surabaya, pada Selasa 7 Desember 1993 mengirimkan pernyataan tertulis kepada wartawan di Depdagri menjelaskan bahwa KLB tidak berhasil menyelesaikan tugas menangani penyempurnaan AD/ART dan pembentukan DPP PDI yang diserahkan kepada komisi organisasi, sedangkan, komisi program dan komisi politik yang dibentuk oleh sidang pleno KLB telah dapat menyelesaikan tugasnya. Mendagri masih mengakui caretaker pimpinan Latief Pudjosakti.

Yogie dipanggil Presiden Soeharto ke Bina Graha pada Kamis 9 Desember 1993 dan memerintahkan penyelesaian kemelut PDI secara musyawarah dan mufakat.

Sejak hari itu, Mendagri selaku Pembina politik dalam negeri secara bergiliran memanggil semua unsur di PDI yakni caretaker DPP PDI, Kelompok Persatuan dan Kesatuan yang sebelumnya disebut Kelompok 17 (Marsoesi, Yusuf Merukh, dan lainnya yang dipecat oleh Soerjadi berdasarkan SK 121/DPP PDI/1987. SK itu dicabut dalam KLB di Surabaya), DPP PDI Peralihan seperti Achmad Subagyo dan Jacob Nuwawea yang mendobrak pagar masuk arena Kongres IV di Medan, serta Megawati.

Pertemuan Yogie dan Megawati pada Senin 13 Desember 1993. Itu pertemuan langsung pertama mereka yang saling berlawanan dalam kepentingan. Megawati dan Yogie berbicara empat mata sekitar satu jam sejak pukul 16.50 WIB di ruang kerja Mendagri. Yogie mengatakan Megawati dapat duduk sebagai ketua umum PDI periode 1993-1998 namun perlu menuntaskan KLB lalu melalui penyelenggaraan musyawarah nasional (munas).

Bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu 22 Desember, Megawati secara "de jure" terpilih sebagai Ketua Umum DPP PDI periode 1993-1998 dalam Munas di Hotel Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu-Kamis 22-23 Desember 1993. Munas diselenggarakan oleh caretaker DPP PDI. Latief Pudjosakti pada acara itu memohon maaf kepada pemerintah dan seluruh keluarga besar PDI karena tidak mampu menyelenggarakan KLB dengan baik. Munas itu dibuka dan ditutup oleh Sekretaris Jenderal Depdagri Suryatna Subrata.

"Ternyata tidak mudah menjadi ketua umum yang dipilih dari bawah. Meskipun terealisasi ternyata berat jalan untuk menjadi ketua umum PDI yang lahir berdasarkan aspirasi dari bawah. Inilah babak baru kemandirian di PDI," kata Megawati di tengah kerumunan puluhan wartawan ketika itu.

Megawati menyampaikan pidato politik pertama pada Peringatan HUT ke-21 PDI di Sekretariat DPP PDI pada Senin malam 10 Januari 1994. Ia mengeritik mayoritas tunggal yang dipraktikkan pemerintah karena tidak sejalan dengan UUD 1945 dan GBHN 1993. GBHN 1993 mengamanatkan untuk mendukung tatanan politik demokrasi Pancasila, budaya politik yang menjunjung tigngi semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan keterbukaan yang bertanggung jawab perlu terus dikembangkan, didukung dengan moral dan etika politik yang bersumber pada nilai Pancasila. PDI khawatir apabila pemikiran dan semangat mayoritas tunggal terus dikembangkan, bangsa Indonesia dapat terperangkap dalam budaya politik diktator mayoritas dan tirani minoritas.

Puncaknya, Megawati diterima oleh Presiden Soeharto pada Sabtu 5 Februari 1994 di Bina Graha dan kemudian diterima Wapres Try Sutrisno di Istana Wapres. Soeharto meminta Megawati segera melakukan konsolidasi organisasi sedangkan Try Sutrisno berpesan kepada Megawati menjaga stabilitas nasional serta persatuan dan kesatuan. Normatif sekali memang.

Sepanjang tahun 1994-1995, Megawati melakukan konsolidasi ke seluruh daerah sekaligus beraudiensi dengan kepala daerah dan pimpinan TNI/Polri di daerah.

Awal 1996, rezim Orde Baru mengendus bahwa Megawati bakal dicalonkan sebagai Presiden. Pada akhir 1995, beredar formulir di kalangan Fraksi PDI DPR RI untuk mencalonkan Megawati sebagai Presiden untuk Sidang Umum MPR 1998. Inisiatif mencalonkan Megawati itu datang dari Wakil ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Aberson Marle Sihaloho.

DPP PDI pun terbelah. Sebanyak 16 fungsionaris DPP PDI di bawah komando Fatimah Ahmad dengan dukungan pemerintah, berupaya menggelar kongres sebagaimana diinginkan 19 DPD dan 215 DPC PDI. Sisa fungsionaris lainnya tetap berada dalam barisan Megawati dan menolak kongres.

Pemerintah memakai lagi Soerjadi untuk memimpin PDI setelah terpilih secara aklamasi pada Kongres V PDI di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan 20-22 Juni 1996. Sebulan kemudian Sekretariat DPP PDI yang dikuasai kubu Megawati diambil alih kubu Soerjadi dengan bantuan aparat keamanan hingga meletus kerusuhan Sabtu Kelabu 27 Juli 1996.

Megawati bersikukuh melawan dan tetap memimpin PDI sehingga ada kubu PDI Soerjadi dan PDI Megawati hingga rezim Orde Baru tumbang oleh Gerakan Reformasi seiring dengan pengunduran diri Presiden Soeharto pada 20 Mei 1998 dan digantikan oleh Wakil Presiden BJ Habibie.

Pada Pemilu 1999 yang merupakan pemilu pertama era reformasi, PDI pimpinan Megawati yang telah berubah nama menjadi PDI Perjuangan memenangkan pemilu legislatif. Jalan Megawati menjadi presiden terhambat dalam Sidang Umum MPR 1999 yang hanya menempatkannya sebagai Wakil Presiden dalam pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Abdurrahman Wahid.

Sidang Istimewa MPR pada 2001 yang memakzulkan Gus Dur, panggilan akrab Abdurrahman Wahid, mengantarkan Megawati menjadi Presiden.

Sejarah membuktikan, tokoh yang dizalimi oleh penguasa, berbalik menjadi besar, mendapat dukungan rakyat secara demokratis, bahkan bisa memimpin Republik Indonesia. Itulah Megawati Soekarnoputri, satu satunya perempuan di dunia yang memiliki catatan sejarah paling panjang dalam kepartaian. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Budi Setiawanto
Editor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Ketua DPR ucapkan selamat ulang tahun untuk Prabowo usai Rapat Paripurna

Ketua DPR ucapkan selamat ulang tahun untuk Prabowo usai Rapat Paripurna

17 Oktober 2024 13:17

Megawati: Stop pengalihan tanah subur di Bali demi rakyat

Megawati: Stop pengalihan tanah subur di Bali demi rakyat

5 Mei 2023 18:36

Megawati minta wartawan tegakkan kode etik jurnalistik pada tahun politik

Megawati minta wartawan tegakkan kode etik jurnalistik pada tahun politik

17 Februari 2023 05:08

Genap berusia 71 tahun, Megawati disuguhi teater kebangsaan

Genap berusia 71 tahun, Megawati disuguhi teater kebangsaan

23 Januari 2018 08:30

Megawati Singgung Pembentukan Kabinet Saat Berulang Tahun

Megawati Singgung Pembentukan Kabinet Saat Berulang Tahun

24 Januari 2017 07:44

Djan Faridz Idolai Pandangan Politik Megawati

Djan Faridz Idolai Pandangan Politik Megawati

24 Januari 2015 15:27

Megawati Rayakan Ulang Tahun

Megawati Rayakan Ulang Tahun

23 Januari 2015 15:35

Megawati pesan bangkitkan memori kolektif bangsa dalam Soekarno Cup

Megawati pesan bangkitkan memori kolektif bangsa dalam Soekarno Cup

5 Desember 2025 19:22

Terpopuler

Gubernur Bali bagi waktu seminggu buat blusukan dan kantor selama 2026

Gubernur Bali bagi waktu seminggu buat blusukan dan kantor selama 2026

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Top News

  • Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

    Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

    22 jam lalu

  • Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

    Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

    4 Januari 2026 06:14

  • Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    3 Januari 2026 13:58

  • Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    3 Januari 2026 13:53

  • Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    3 Januari 2026 11:41

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA