Jakarta (Antara Bali) - Sebanyak 500 personel Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan dikerahkan untuk mengamankan sidang lanjutan perkara praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Pengamanan seperti pekan kemarin dengan kekuatan 500 personil gabungan," kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Senin, tentang pengamanan sidang perkara itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Aparat yang bertugas mengamankan sidang tersebut berasal dari Brimob Polda Metro Jaya, Sabhara Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan dan Brimob Mabes Polri, serta Pengamanan Dalam Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selain menurunkan pasukan, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya juga menyiapkan kendaraan taktis seperti satu kendaraan watercannon dan tiga kendaraan Barracuda.

Wahyu menuturkan akan ada enam kelompok massa yang akan hadir untuk mendukung KPK dan Komjen Polisi BG pada sidang tersebut.

Kepolisian, ia mengatakan, berupaya mencegah kemungkinan bentrok antara kedua kelompok itu dengan membagi dua lokasi di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang praperadilan Budi Gunawan dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB dan akan dipimpin oleh hakim Sarpin Rizaldi. (WDY)

Pewarta: Oleh Taufik Ridwan

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015