Mangupura (Antara Bali) - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika berharap opini Badan Pemeriksaan Keuangan untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung pada tahun 2014 bisa naik kelas.

"Pemkab Badung harus lebih teleti lagi dalam LKPD sehingga mampu menaikkan opini BPK seperti sebelumnya dari opini tidak wajar menjadi wajar tanpa pengecualian," kata Pastika di Mangupura, Jumat.

Pihaknya mendorong Pemkab Badung lebih intensif melakukan koordinasi dengan BPK sehingga menaikkan kembali opini tersebut.

Opini BPK untuk LKPD Kabupaten Badung pada 2008 Disclaimer, 2009-2012 Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan pada 2013 turun kelas menjadi Opini Tidak Wajar.

Sementara itu, Bupati Badung Anak Agung Gde Agung mengatakan bahwa sesungguhnya laporan hasil pemeriksaan BPK jauh dari harapan, namun dapat diterima dengan lapang dada serta menghormatinya.

"Sebagai wujud kongkrit penghormatan atas opini BPK ini maka Pemkab Badung beserta segenap jajaran akan dengan sekuat tenaga untuk menindaklanjutinya," ujarnya.

Gde Agung yang juga tokoh Puri Mengwi itu akan senantiasa membuka diri untuk menerima arahan dari BPK. "Kami akan mengadakan koreksi ke dalam dan segera melakukan pembenahan administrasi, pelaporan, dan penatausahaan," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD kabupaten Badung I Made Sunarta, hal ini memang bukan yang diharapkan karena sebelumnya telah berturut-turut meraih WTP.

"Ini memang amat mengejutkan bagi kami kalau Kabupaten Badung turun kelas mengingat selama ini bapak bupati beserta segenap jajaran telah berupaya melakukan penataan dan perbaikan-perbaikan serta senantiasa komit untuk terus berupaya melakukan tindak lanjut secara sungguh-sungguh atas temuan BPK," ujarnya. (WDY)

Pewarta: Oleh Wira Suryantala

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015