Denpasar (Antara Bali) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali mencatat perolehan devisa dari aneka kerajinan rotan melonjak drastis dari 630 ribu dolar AS Januari-Agustus 2013 menjadi 3,8 juta dolar atau naik 513 persen perioda sama 2014.

"Ini artinya perajin daerah ini mampu berkreasi memproduksi sesuai permintaan pasar luar negeri, walaupun semua itu bersifat sementara," kata Ni Made Sutiari, pengusaha aneka kerajinan Bali di Sukawati, Kamis.

Ia yang pengusaha menampung aneka barang kerajinan berbahan baku rotan baik dari pengrajin maupun buatan luar daerah, cukup stabil dalam permintaan dari konsumen mancanegara sehingga realisasi ekspor matadagangan ini semakin membaik.

Anyaman rotan dari berbagai jenis menyerupai sarana transportasi berbentuk sepeda motor Vespa antik, Harley Davidson, dan mobil VW kodok yang juga banyak dibeli turis asing di Bali.

Kerajinan itu dipajang di toko-toko jalan raya Sukawati-Gianyar, 15 Km timur laut Denpasar banyak yang diekspor. "Kerajinan rotan ini sebagian besar untuk diekspor," kata dia sambil menunjukkan barangnya.

Anyaman tersebut buatan perajin asal Jawa Timur, tampilannya rapi dan ikut meramaikan perdagangan aneka kerajinan bernilai seni ke luar negeri sepertil Italia, Spanyol dan Amerika Serikat.

Aneka jenis anyaman berbahan baku rotan dari luar daerah banyak dipasarkan lewat Bali, namun pesanan yang diterima relatif stabil terutama dalam memenuhi persiapan untuk perayaan Natal dan pergantian tahun baru.

Aneka kerajinan rotan yang dipasarkan para perajin Nusantara lewat Bali, seperti yang didatangkan dari Malang Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi baik desain maupun mutu matadagangannya tidak kalah bersaing di pasaran ekspor, kata Made Dunia pengusaha lainnya.

Perabotan rumah tangga yang dibuat dari anyaman rotan yang dipadukan dengan bambu dan kayu seperti kotak tisu yang dibuat dengan rancang bangun (desain) yang unik dan etnik banyak dipesan mitra bisnis asal Spanyol dan Italia.

"Pengusaha Bali biasa menerima pesanan kotak tisu dari rotan dengan desain dekoratif perpaduan antara kayu dan rotan, yang banyak diminta menjelang akhir tahun," kata Made Dunia. (WDY)

Pewarta: Oleh I Ketut Sutika

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014