Negara (Antara Bali) - Dugaan pungli yang dilakukan polisi lalu-lintas, diawasi langsung oleh Kepala Satuan Lalu-Lintas Polres Jembrana, AKP Gede Sumadra Kerthiawan, yang mengaku kerap turun ke lapangan.

"Saya pernah mendengar informasi adanya hal tersebut, namun sampai sekarang belum terbukti, termasuk ketika saya memantau langsung di lapangan," katanya, di Negara, Kamis.

Ia mengaku, pernah berjaga di pos polisi, karena ada informasi sopir truk sering melemparkan uang Rp5000 di setiap pos polisi yang dilewatinya.

"Kalau sopir truk sering melemparkan uang ke anggota yang bertugas, pasti ada atau tidaknya saya hal tersebut tetap dilakukan, apalagimereka tidak tahu kalau saya sedang berada di pos. Selama di pos, saya tidak menemukannya," ujarnya.

Meskipun demikian, ia berjanji, akan menindak anggotanya, karena mereka sudah sering diberikan peringatan tidak melakukan pungutan liar di jalan.

Kepada pengguna jalan, menurutnya, juga sudah diingatkan lewat tulisan imbauan di setiap pos polisi untuk tidak menyuap polisi.

"Kepercayaan masyarakat kepada polisi sangat penting bagi kami, dan itu bisa diraih jika setiap anggota memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," katanya.(GBI)

Pewarta: Oleh Gembong Ismadi

Editor : Gembong Ismadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014