Singaraja
(Antara Bali) - Bersama 20 pengusaha perumahan di Indonesia, Singaraja Property asal Kabupaten Buleleng, Bali, meraih Penghargaan Mahakarya Indonesia untuk kategori The Best Property of The Year 2013.
Penghargaan yang sudah diterima langsung oleh Direktur CV Singaraja Property, Luh Kerthianing, didampingi suami, Gede Sidiarta, di Hotel Sultan, Jakarta, 30 Agustus 2013.
Hal ini juga diakui Chandra Prama selaku panitia penyelenggara
penghargaan Mahakarya Indonesia karena developer sekaligus "owner" Luh
Kerthianing sangat luar biasa sebagai pengusaha properti daerah.
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013
Penghargaan yang sudah diterima langsung oleh Direktur CV Singaraja Property, Luh Kerthianing, didampingi suami, Gede Sidiarta, di Hotel Sultan, Jakarta, 30 Agustus 2013.
"Ini merupakan sebuah kebanggan bagi
kami mendapat prestasi seperti ini yang semuanya berkat kerja sama 'team work'
yang baik dan profesional. Semoga penghargaan ini menjadikan kami
lebih berprestasi lagi," ujar Kerthianing di Singaraja, Jumat pagi.
Mantan anggota DPRD Kabupaten
Buleleng dari Partai Pelopor itu mengatakan, Singaraja Property didirikan
untuk merespons animo masyarakat di wilayah Bali utara yang sangat tinggi akan kebutuhan
perumahan.
Di samping itu, mantan Calon Wakil
Bupati Buleleng mendampingi Calon Bupati Nyoman Sugawa Korry menekuni bisnis setelag kalah dari pasangan Putu Bagiada – Made Arga Pynatih pada pilkada 2007.
Melalui Singaraja Property, Kerthianing
yang selalu setia didampingi suami dan keluarga mendukung program pemerintah
Kabupaten Buleleng, khususnya dalam penyediaan perumahan. "Visi kami adalah
sebagai pengembang perumahan dan permumkiman yang menjadi pilihan masyarakat,
terutama masyarakat Kabupaten Buleleng,†katanya.
Sementara misinya adalah menyediakan hunian berkualitas yang
dilengkapi berbagai fasilitas pendukung. "Menyediakan hunian dengan tingkat
aksesibilitas tinggi terhadap pusat pemerintahan dan perdagangan serta
menyediakan rumah hunian dengan biaya efektif melalui sistem kredit jangka
panjang dan tingkat bunga rendah," ungkapnya.
Kerthianing mengisahkan, dirinya
menggeluti bisnis properti dengan penuh perjuangan karena mengawali karir
sebagai pegawai di sebuah apotek sebelum menjadi asisten apoteker.
Dari situ, dia mendapat tawaran dari sebuah perusahaan farmasi besar dan
memegang jabatan kepala gudang, kemudian naik menjadi kepala logistik.
Sebagai kepala logistik, perempuan
kelahiran Singaraja 24 Maret 1969 ini diberi kepercayaan mengikuti training di
Jakarta. Sayang saat itu, anak keduanya sedang sakit sehingga hati seorang ibu
terpanggil untuk menemani buah hatinya sehingga mundur dari perusahaan.
Dengan ketetapan hati yang gigih untuk
keluarga, Kerthianing sukses membuka konter ponsel hingga terjun ke dunia politik hingga memimpin Partai Pelopor sekaligus mengantarkannya sebagai DPRD Kabupaten Buleleng dan terpilih sebagai kandidat Wakil Bupati
Buleleng periode 2007-2012.
Setelah meninggalkan panggung politik, ia
pun berusaha bangkit dengan cara mendirikan perusahaan properti agar tetap bisa
memberikan kontribusi bagi daerahnya agar Buleleng bangkit.
Dunia properti diawali dengan membangun
unit perumahan Garden Villa Residence secara bertahap di wilayah Kelurahan
Penarukan, Singaraja, yang memiliki tingkat aksesibilitas tinggi terhadap pusat
pemerintahan dan perdagangan, sehingga menjadi jaminan terciptanya kehidupan
yang lebih dinamis.
"Garden Villa Residence ini adalah hunian
eksklusif di Singaraja dan kedepan kami ingin membuat hunian bagi kalangan
menengah dan menengah kebawah, mengiringi tekadnya agar Buleleng bangkit," ujar
perempuan murah senyum ini.
Prestasi Mahakarya Indonesia yang
diterima itu, menurut warga Jalan Pulau Komodo No 71 Singaraja itu, selain karena
pengusaha profesional dan terbaik di bidangnya, juga sukses dalam membina
keluarga, sehingga terpilih sebagai The Best Property of The Year.
"Meski sudah tidak duduk di kursi legislatif, saya tetap bertekad meningkatkan kesejahteraan rakyat Buleleng," kata Kerthianing. (*)
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013