Jakarta (Antara Bali) - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas meyakini produksi terjual (lifting) minyak mentah dan kondensat bakal sesuai target APBN Perubahan 2013 yang dipatok 840.000 barel per hari.

Pelaksana Tugas Kepala SKK Migas J Widjonarko di Jakarta, Kamis mengatakan, sampai 22 Agustus 2013, "lifting" memang baru mencapai 828.000 barel per hari atau 98,5 persen dari target 840.000 barel per hari.

"Namun, kami akan kejar sesuai target APBN," ujarnya. Pada akhir Juli 2013, mantan Kepala SKK Migas yang kini tersandung kasus suap Rudi Rubiandini memperkirakan, "lifting" 2013 maksimal 834.000 barel per hari atau 99,3 persen dari target.

Prediksi tersebut dikarenakan produksi yang rendah di semester pertama 2013, dikarenakan sejumlah pemeliharaan lapangan gas yang memangkas produksi kondensat.

Akibatnya, meski di semester kedua 2013, produksi bisa mencapai 840.000 barel per hari, namun tidak menutupi kekurangan di semester pertama.

Widjonarko mengatakan, untuk mencapai target APBN, pihaknya akan menjaga tidak terjadi gangguan, selain juga memaksimalkan produksi lapangan.

"Nanti kita lihat. Sekarang ini, produksi masih fluktuatif," ucapnya. (*/DWA)

Pewarta: Oleh Kelik Dewanto

Editor : Dewa Sudiarta Wiguna


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2013