Universitas Indonesia (UI) menerima sebanyak 65 mahasiswa baru melalui jalur prestasi olimpiade dari 250 orang yang mendaftar.

"Di antara mahasiswa baru yang diterima melalui jalur olimpiade itu, yakni Muhammad Thariq Aulia Rahman Lubis dan Sahara Salsabila Rysda yang berhasil lolos berkat prestasinya di kancah internasional," kata Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia di Kampus UI Depok, Sabtu.

Thariq, siswa asal Madrasah Aliyah (MA) Darul Mursyid, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dinyatakan lolos dan diterima menjadi mahasiswa baru UI melalui prestasinya dalam olimpiade matematika.

Menurut Amelia, Thariq pernah mendapatkan medali emas pada ajang olimpiade matematika internasional Hong Kong International Mathematical Olympiad (HKIMO) yang digelar secara daring pada September 2022 di Hong Kong.

"Masih dalam kompetisi yang sama, pada tahun sebelumnya Thariq mendapatkan medali perak. Tidak berhenti sampai di situ, awal tahun ini ia berhasil meraih medali perunggu pada ajang World International Mathematical Olympiad yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand," katanya.



Dengan kepiawaiannya dalam bidang matematika tersebut, Thariq memilih Program Studi Aktuaria Fakultas Ilmu Matematika dan Ilmu Pengetahuan (FMIPA) UI untuk melanjutkan pendidikannya.

"Saya memilih UI karena mempunyai fasilitas yang lengkap dan memadai," kata Thariq.

Selain itu, menurut dia, lingkungan belajarnya juga sangat mendukung dan UI mempunyai jaringan alumni yang luas.

"Sesuai dengan prestasi yang telah saya raih, program studi yang saya pilih adalah Aktuaria. Prospek kerjanya bagus dan pelajaran yang dipelajari luas," ujar Thariq.

Sementara itu, Sahara yang berasal dari SMAIT Cordova, Banten, berhasil masuk UI atas berbagai penghargaan yang didapatkannya.



Penghargaan tersebut, di antaranya Most Outstanding Delegate Awardee of Asia World Model United Nation (2021); Most Outstanding Delegate Asian Law Students' Association Local Chapter Universitas Indonesia (ALSA LC UI) e-comp 2022; Verbal Commendation Award ALSA LC UI e-comp 2021; dan Most Outstanding Delegate Awardee of International Global Network Online Model United Nation 2020.

Sahara mengaku persiapan dalam mengikuti berbagai kompetisi tersebut adalah melakukan riset, pembuatan solusi dan paper, dan melakukan pemanasan public speaking dengan berbicara sendiri di depan kaca.

"Dengan penghargaan yang telah saya raih, saya berharap untuk terus menjadi lebih baik. Saya juga ingin terus berkarya selama di perkuliahan dan belajar lebih dalam mengenai hubungan internasional," ujarnya.



"Atas ketertarikan saya dalam bidang tersebut, saya memilih Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI dan saya merasa bahwa UI dapat memberikan wadah berkembang yang sangat baik bagi mahasiswanya," kata Sahara.
 

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2023