Sekretaris Daerah Buleleng, Bali, Gede Suyasa mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk terdaftar dalam e-katalog lokal.

"Saya mendorong hal tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19," katanya saat menghadiri "Business Mentoring" yang digelar Hipmi Buleleng di Kantor Bupati Buleleng, Jumat.

Ia mengatakan digitalisasi memang harus dilakukan untuk dapat bertahan di dunia usaha, apalagi diperkuat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang percepatan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan produk usaha mikro, usaha kecil, dan koperasi pada pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Suyasa mencontohkan e-purchasing melalui sistem katalog elektronik. Terlebih saat ini, masing-masing daerah didorong untuk membuat e-katalog lokal untuk mengakomodasi keberadaan UMKM.

"Jadi bisa masuk ke dalam jaringan dan pengadaan, kita bisa memilih UMKM yang ada di daerah. Peluang ini harusnya ditangkap pengusaha-pengusaha muda lewat Hipmi yang sekarang ada kegiatan mentoring," terangnya.

Baca juga: 433 atlet renang seluruh Indonesia rebutkan Piala Gubernur Bali

Pemerintah daerah terus menyiapkan etalase, terutama untuk pengadaan barang/jasa pemerintah yang bisa diambil UMKM lokal. Namun perlu inisiatif dari UMKM itu sendiri untuk mendaftar pada e-katalog.

"Tugas pemerintah membukakan peluang. Itu etalasenya akan terus bertambah sampai seluruh pengadaan yang bisa digarap oleh UMKM dapat tertampung di e-katalog," katanya.

Sementara itu, Ketua Hipmi Buleleng Gede Subianta Eka Kresnawan mengatakan pihaknya memberikan pelatihan secara intensif selama tiga bulan dalam 12 kali pertemuan dengan beragam topik dan mentor, sehingga 13 orang peserta yang berasal dari Buleleng dan Karangasem mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berkelanjutan dari segala sisi bisnis.

"HIPMI business mentoring" ini merupakan program untuk para pelaku usaha pemula agar mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berkelanjutan dari segala sisi bisnis, mulai dari digital marketing, fundamental bisnis, perencanaan bisnis, hingga branding dan membangun tim.

Baca juga: Pj Bupati Buleleng monitor harga di Pasar Banyuasri Bali

Dan itu mendatangkan mentor yang memang sudah ahli di bidang masing-masing. Jadi, ilmunya sudah clear dan bisa diimplementasikan pada usaha masing-masing. Setelah mengikuti mentoring ini kami akan buat komunitas khusus. Jadi, untuk alumni 'HIPMI Business Mentoring' bisa bergabung juga di Hipmi Buleleng untuk membuat ekosistem membangun bisnis bersama," ungkapnya.

Pewarta: IMBA Purnomo

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022