Denpasar (Antara Bali) - Revitalisasi Museum Bali ditargetkan rampung pada Desember tahun 2012 sebagai upaya untuk mendongkrak citra museum yang tidak hanya menjadi daya tarik wisata namun juga menjadi sumber ilmu pengetahuan.
     
"Melalui revitalisasi dengan beberapa perbaikan di Museum Bali itu kami ingin meningkatkan citra museum yang tidak hanya memajang koleksi, namun juga menarik masyarakat agar datang untuk belajar dan memahami budaya," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Ketut Suastika, di Denpasar, Selasa.
     
Menurut dia, Pemerintah Provinsi Bali telah menganggarkan dana sebesar Rp2 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali tahun 2012.
     
Rehabilitasi telah dilakukan pada gedung-gedung yang ada di museum peninggalan zaman kolonial Belanda itu. Terutama pada tiga gedung tempat pameran yang beberapa bagiannya sudah mengalami kerusakan.
     
Tiga gedung tersebut adalah Gedung Tabanan, Karangasem dan Buleleng, dimana ada beberapa bagian tembok dan atap yang terbuat dari ijuk sudah rusak, katanya.
     
"Namun yang paling sulit adalah mengembalikan wujud bangunan itu seperti semula tetapi kami berupaya agar menyerupai seperti aslinya," katanya.
     
Ia mengatakan, selain rehabilitasi, dana tersebut juga digunakan untuk penmabahan sarana informasi museum secara digital yang memudahkan pengunjung. Pihaknya juga merencanakan untuk menata dan meningkatkan interior tempat pameran di museum yang terletak di pusat kota Denpasar itu.(DWA/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012