Disdikpora Bali secara internal melepas para atlet olahraga tradisional Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Bali untuk mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI Palembang, Senin.

"Untuk pelepasan dari Portina kami lakukan dengan pengurus, atlet dan pelatih. Harapannya nanti di kegiatan Fornas, olahraga tradisional bisa seperti arahan gubernur saat pembukaan," kata Kepala Bidang Pemuda Olahraga Disdikpora Bali I Made Dana Tenaya.

Dana menuturkan bahwa sebelumnya pihak Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Bali telah menyebutkan targetnya dari hasil pertandingan di Fornas VI nanti kepada Gubernur Bali Wayan Koster.

"Sebelumnya kita menduduki rangking delapan dengan jumlah 19 atlet dari KORMI, target sekarang 34 emas yang diharapkan untuk dapat masuk 10 besar dan ada yang berasal dari cabang olahraga Portina," ujarnya kepada media.

Baca juga: KONI Bali persiapkan atlet prestasi pada Porprov 2022

Pada tahun ini sendiri, Provinsi Bali menurunkan sebanyak 196 atlet olahraga tradisional untuk bertanding pada Juli nanti di Palembang, Sumatera Selatan, dengan lima cabang diantaranya diwakili Portina, sehingga optimisme kian meningkat.

"Kami optimis dan sangat mengapresiasi, saat ini juga Bali sedang gencar-gencarnya mendengungkan olahraga tradisional sebagai pendidikan penguat karakter siswa," kata Dana.

Cabang-cabang olahraga tradisional Bali bahkan rencananya akan dimasukkan ke dalam SMA/SMK melalui kegiatan ekstrakulikuler. Maka dari itu, pihak Disdikpora Bali terus menggenjot potensi-potensi olahraga hiburan ini.

Menurutnya, penting agar anak dan remaja saat ini memahami makna filosofis dalam olahraga tradisional, mulai dari nilai kepemimpinan hingga kerjasama tim. Dengan memperkenalkan olahraga tradisional semakin luas maka besar potensi Bali dapat menghasilkan atlet-atlet menuju perlombaan nasional.

Sementara itu saat ini dengan jumlah atlet dan cabang olahraga tradisional yang lebih banyak, Kabid Pora tersebut menitipkan pesan agar para atlet dapat bertanding dengan maksimal.

"Saya harapkan untuk menjaga kondisi, kesehatan, dan menjadikan salah satu kegiatan ini sebagai evaluasi dan motivasi bagi atlet di luar sana," ujarnya.

Baca juga: Menpora minta atlet yang tanding di SEA Games harus raih medali

Terkait atlet dari Portina Bali, Ida Ayu Ketut Karyani selaku ketua umum mengatakan tak ada target khusus kepada anak asuhnya, namun pesan dari Disdikpora Bali tetap akan menjadi acuan.

"Tidak ada target khusus, yang jelas kami akan turunkan lima cabang yaitu panahan tradisional, sumpitan/tulup, gebug bantal di atas bambu, dayung hantu, dan balogo atau tempurung yang didorong dengan kayu hingga tepat sasaran," kata Karyani menambahkan.

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022