Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran  ruko di Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, yakni I Putu Mas Agus Sugianto (39) pada Sabtu (18/6).

"Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk hadirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng untuk meringankan beban warga yang mengalami musibah," katanya saat menyerahkan bantuan kepada korban di Banjar Dinas Wana Sari, Desa Sanggalangit, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin.

Atas nama pribadi dan Pemkab Buleleng, pihaknya menyampaikan prihatin atas musibah yang menimpa warga.

"Kami prihatin. Ini toko dipakai untuk tempat berjualan, berdagang, mencari nafkah. Jadi ke depan masyarakat agar berhati-hati sekali, apalagi sekarang dengan cuaca yang anginnya kencang ini," ujarnya.

Baca juga: Sekda Buleleng ajak ASN perkuat UMKM untuk tingkatkan produk lokal

Kebakaran masih kerap menimpa warga di Kabupaten Buleleng. Umumnya, penyebabnya arus pendek listrik atau sumber api kecil seperti dupa.

Ia mengharapkan, semua masyarakat semakin berhati-hati dengan cara memastikan seluruh api atau arus listrik dimatikan. Apalagi jika akan meninggalkan rumah.

"Kami mengimbau melalui camat dan kepala desa, agar setelah sembahyang, dupanya dapat dimatikan, sehingga meminimalkan risiko," kata dia.

Sutjidra yang juga selaku Ketua PMI Kabupaten Buleleng itu, menyampaikan bahwa pihaknya bersama PMI terus-menerus memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pertolongan pertama menghadapi musibah ini.

"Apa yang harus diwaspadai dan dilakukan untuk mencegah, dan bagaimana bertindak saat mengetahui kebakaran," ujarnya.

Agus menjelaskan toko sembako miliknya rusak berat akibat kebakaran. Seluruh barang dagangan habis dilalap api. Kebakaran terjadi siang hari usai sembahyang di tokonya tersebut.

Baca juga: Bupati Buleleng harapkan Pasemetonan PTKA vibrasikan kedamaian

"Setelah sembahyang saya tinggal pulang. Ada yang cari ke rumah. Saya ke sini buka pintu sudah habis semua. Itu kurang lebih 30 menit sejak saya tinggal. Sudah habis semua," paparnya.

Ditanya mengenai penyebab pasti kebakaran, Agus menyatakan tidak tahu pasti. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Namun, Agus mengalami kerugian materiil karena seluruh barang dagangannya terbakar.

"Perkiraan saya, barang saja 150 juta, belum lagi bangunannya. Saya jualan sembako, toko ini saya kontrak," katanya.

Pewarta: IMBA Purnomo

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022