Sebanyak 171 pelajar asli Papua Barat peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) sejak Tahun 2019 telah menyelesaikan pendidikan pada sejumlah SMA dan SMK di Pulau Jawa dan Bali.

Ratusan pelajar asli Papua Barat itu tiba kembali di Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari, Sabtu siang.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba mengatakan para pelajar tersebut akan dikembalikan ke kabupaten-kota masing-masing untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

"Jumlah seluruhnya 171 orang, mereka kembali ke Papua Barat melalui Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari, selanjutnya akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing," katanya.

Baca juga: IMMAPA Bali salurkan bantuan sosial pada pelajar/mahasiswa Papua

Dia menyebutkan bahwa para pelajar asal Papua Barat itu selama tiga tahun menempuh pendidikan jenjang SMA dan SMK pada sejumlah sekolah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Bali.

Beasiswa ADEM merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan dan kepastian memperoleh layanan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat usia sekolah menengah yang terkendala oleh hambatan geografis dan ekonomi.

"Program ADEM Papua Barat adalah afirmasi yang diberikan bagi putra-putri asli Papua lulusan SMP/MTs untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan menengah di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten dan Bali," kata Dowansiba.

Program ADEM, katanya, merupakan salah satu ikhtiar nyata peningkatan mutu pendidikan yang sudah berjalan sejak 2013 untuk wilayah Papua dan Papua Barat.

"Program ini terbukti telah memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu dan pemerataan kualitas pendidikan, khususnya untuk putra-putri Papua," ujarnya.

Pewarta: Evarianus Supar

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022