Tabanan (Antara Bali) - Kepolisian Resor Tabanan, sedang membangun Pusat Penanganan Kecelakaan Lalu Lintas atau 'Traffic Accident Center-TAC' pertama di Pulau Dewata untuk menekan angka kecelakaan yang didirikan di jalur rawan kecelakaan lalu lintas di daerah itu.
     
"Itu merupakan terobosan Polres Tabanan untuk menekan angka kecelakaan terutama di jalur rawan kecelakaan termasuk penanganan yang cepat terhadap korban kecelakaan," kata Kepala Kepolisian Resor Tabanan, Ajun Komisaris Besar Polisi Dekananto Eko Purwono, di Tabanan, Rabu.
     
TAC itu dibangun di kilometer 22 atau merupakan jalur tengah, tepatnya di jalur Megati yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan kecelakaan.

"Menurut dia, di wilayah hukum Polres Tabanan, selain di kilometer 22, juga ada dua jalur yang juga rawan kecelakaan lalu lintas di antaranya di kilometer 18, dan 37.
     
Jalur yang dikenal maut itu yakni sepanjang jalur Desa Dakdakan hingga kawasan By Pass Soekarno atau Patung Adi Pura, jalur tanjakan Bajra hingga Sola atau di wilayah Desa Megati, dan Jalur tanjakan Baturiti.
     
Nantinya di gedung TAC itu akan ditempatkan personel gabungan dari beberapa instansi di antaranya aparat Polres Tabanan, Dinas Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Jasa Raharja, termasuk Dinas Kesehatan yang akan menyiapkan dokter jaga selama 24 jam.(DWA/T007)

Pewarta:

Editor : Nyoman Budhiana


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2012