Bupati Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta terus melakukan pemantauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari APBD setempat untuk meringankan beban masyarakat khususnya pada masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kami terus melakukan pengawasan untuk memastikan bantuan dan kebijakan politik anggaran itu diterima masyarakat khususnya yang terdampak pandemi COVID-19," kata Bupati Giri Prasta saat memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu.

Ia mengatakan, pemberian BLT sebesar Rp300 ribu tersebut selain untuk membantu meringankan beban perekonomian masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh masyarakat Badung selama masa pandemi COVID-19.

Bersama seluruh jajaran dan DPRD Badung, pihaknya juga akan terus melakukan kontrol untuk memastikan BLT Badung ini dapat diterima oleh masyarakat yang penyalurannya dilakukan langsung oleh kepala lingkungan atau kelian dinas dengan memanfaatkan Quick Response (QR) Code.

"Sekalipun bantuannya sedikit, tapi inilah wujud bakti saya kepada seluruh masyarakat Badung. Ini yang kami maksud dengan gerakan gotong royong bersama untuk masyarakat," katanya.

Baca juga: Pemkab Badung terus percepat bagikan BLT PPKM ke masyarakat

Ia menjelaskan, seiring dengan penyaluran BLT kepada masyarakat, Pemkab Badung juga terus melakukan proses penyelarasan atau cleansing data dalam penyerahan bantuan itu.

Bupati Giri Prasta mencontohkan, seperti di wilayah Kecamatan Kuta Utara, per Rabu (4/8) terdapat 10 ribu lebih KK yang telah melewati proses penyelarasan data di dinas terkait, yang selanjutnya akan diberikan BLT oleh pihak kelurahan atau desa bersama Bank Pembangunan Daerah Bali.

"Inilah pentingnya kami melakukan cleansing data karena ke depan kami ingin setiap desa atau kelurahan memiliki big data untuk mewujudkan desa presisi," ungkapnya.

Ia menambahkan, Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana APBD Badung itu diharapkan dapat membantu seluruh masyarakat Badung seiring dengan beberapa bantuan dari pemerintah pusat.

"Bantuan tersebut diantaranya adalah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang diberikan kepada masyarakat terdampak," ujarnya.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021