Komando Distrik Militer (Kodim) 1617 Jembrana, Bali membantu pengamanan vaksin Covid-19 mulai dari pengambilan ke Pemerintah Provinsi Bali hingga ke gudang farmasi kabupaten setempat.

"Bersama Polres Jembrana dan instansi terkait lainnya, kami melakukan pengamanan selama 24 jam. Mulai penjemputan vaksin di Denpasar, penyimpanan di gudang farmasi hingga distribusi ke rumah sakit dan Puskesmas," kata Komandan Kodim 1617 Jembrana Letnan Kolonel Infanteri Hasrifuddin Haruna, di Negara, Sabtu.

Ia mengatakan, TNI mendukung penuh proses vaksinasi berikut pengamanannya, termasuk minta masyarakat untuk tidak khawatir saat menjalani vaksin, karena vaksin tersebut aman dan halal.

Untuk membuktikan kepada masyarakat, Jumat (29/1) lalu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Jembrana, ia melakukan vaksinasi pertama.

"Tidak ada efek negatif yang saya rasakan setelah vaksinasi. Apa yang dilakukan Forkominda ini menjadi contoh dan bukti, jika vaksin Covid-19 aman," katanya, usai sekitar 30 menit menerima vaksin di Lantai III Poliklinik RSU Negara.

Ia mengimbau masyarakat tidak termakan provokasi dan berita bohong, karena dirinya sudah membuktikan vaksin tersebut aman.

Selain Hasrifuddin, vaksinasi juga dilakukan Kapolres Jembrana Ajun Komisaris Besar I Ketut Gede Adi Wibawa, Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Kepala Kejaksaan Negeri Pipiet Suryo Prianto Wibowo, serta unsur Forkominda lainnya dan tokoh agama.***3***

Pewarta: Gembong Ismadi

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021