Ketua TP PKK Provinsi Bali Putri Koster beserta anggota mengikuti Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pengurus TP PKK Pusat Masa Bakti 2020-2024  secara virtual, yang berlangsung dari Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Rabu (11/11). 

Kepengurusan TP PKK pusat dilantik langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, di Aula Lantai 4 Ditjen Bina Pemerintahaan Desa dan dipadukan dengan sistem daring

Menteri Tito  dalam arahannya seusai pelantikan berharap, pengurus PKK Pusat dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan sebaik-baiknya sesuai peran dan fungsi penuh tanggung jawab untuk meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Mendagri  juga meminta agar TP PKK mulai dari tingkat pusat, provinsi, kota, kabupaten untuk  menjalankan 10 tugas pokok PKK seperti penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, perumahan dan tatalaksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan dan lainnya. 

"Hal ini bertujuan untuk mewujudkan keluarga sejahtera, menciptakan keselarasan serta keseimbangan lahir dan batin, dengan membudayakan pergerakan PKK melalui 10 program pokoknya," ucapnya.

Baca juga: PKK Bali: Keluarga berperan penting cegah penyalahgunaan narkoba

Sebagai Pembina TP PKK Pusat, Mendagri juga berharap PKK sebagai mitra kerja pemerintah, agar dapat  berperan sebagai motivator, fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan juga  penggerak.  

Ke depan Menteri Tito meminta  agar sinergitas diperkuat baik eksternal dan internal dan di bawah kepengurusan yang baru diharapkan PKK mampu berkiprah lebih maju lagi dalam mendukung program pemerintah yang dimulai dari satuan terkecil yaitu keluarga. 

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK  periode 2020-2024 Ny Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menekankan kepada para pengurus yang baru saja dilantik, untuk bekerja sebaik-baiknya memanfaatkan teknologi yang ada serta memperkuat data. 

"Seluruh pengurus  hendaknya segera merumuskan program kerja serta waktu pengerjaanya.  Di samping itu, dirumuskan pula regulasi, panduan dan instrumen pendorong PKK baik dari tingkat  pusat  hingga ke desa," ujarnya.

Tri Karnavian juga meminta jajarannya untuk terus melakukan identifikasi masalah serta faktor penghambat yang ditemukan serta menggali potensi dan kekuatan PKK berdasarkan data-data yang dimiliki.

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2020