Ratusan jemaat dari Kristen Protestan dan Katolik menjalani ibadah malam misa Natal di Gereja Oikumene Immanuel di Jalan PB. Sudirman Denpasar.

"Iya, jadi malam ini adalah malam ibadah menyambut Hari Raya Natal, seperti biasanya melakukan kebaktian, dan saat ini ada 1.400 lebih kepala keluarga yang ikut ibadah dari Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) wilayah Denpasar," kata Penatua Jemaat Gereja Oikumene Immanuel, Kace Leuwoel di Denpasar, Selasa.

Baca juga: Kilas Balik 2019 - Polda Bali lakukan sterilisasiml setiap Gereja

Ia mengatakan untuk GPIB tersebar di delapan tempat ibadah, tujuh di antaranya wilayah Kota Denpasar, satu lainnya ada di Kabupaten Jembrana.

Jemaat yang melakukan persembahyangan di Gereja Oikumene Immanuel, tidak hanya dari Kristen Protestan, namun jemaat Katolik juga bersama - sama memadati Gereja untuk menjalani ibadah malam Natal.

"Gereja Oikumene, itu aja artinya bersama atau gereja bersama, persekutuan bersama di mana semua umat berkumpul sama - sama, perbedaan dengan Katolik bukanlah menjadi masalah, siapa pun yang ibadah bisa ikut bersama," jelasnya.

Baca juga: Kilas Balik 2019 - Polda Bali antisipasi kecelakaan-kemacetan jelang Natal-Tahun Baru

Ia menjelaskan kegiatan yang rutin dilakukan menyambut Hari Raya Natal, yaitu memberikan hantaran kepada warga sekitar, utamanya kepada non-Nasrani. "Kita juga memberikan bantuan kepada yatim piatu, janda - janda, selain rutin tiap bulan, bantuan khusus juga ada untuk hari Natal ini," katanya.

Selain itu, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Keuskupan Denpasar (Bali dan NTB), Romo Paskalis Nyoman Widastra, SVD mengajak semua umat manusia membangun persaudaraan bersama, tidak hanya agama tapi lintas agama.

Pewarta: Ayu Khania Pranishita

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019