Denpasar (Antaranews Bali) - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Penerbangan Cakra Nusantara Denpasar yang memiliki Akreditasi A Unggul telah melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL) dengan alutsista (alat utama sistem pertahanan) Sukhoi di Skuadron 044 Lanud Sultan Hassanuddin Makassar.

"Praktek jurusan Airframe and Power Plant serta Electrical Avionics itu dilaksanakan taruna taruni SMK PenerbanganCakra Nusantara di Skatek 044 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang merupakab base ops Jet Tempur Sukhoi," kata Kepala Sekolah SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Indra Gita Saragih S.Pd, di Denpasar, Jumat (18/1).

Didampingi Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan dan PKL Agus Mahendra SPd, ia menjelaskan TNI Angkatan Udara menyambut hangat PKL yang dilakukan taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang merupakan pelopor Sekolah Penerbangan satu-satunya di Bali yang bergerak di bidang Industri Penerbangan itu.

"PKL yang disesuaikan dengan jurusan atau program studi di Makassar itu menggunakan pesawat terkini, ter-update dan tercanggih, bukan pesawat lama/bekas. Hal ini guna menyiapkan kompetensi terbaik taruna-taruni kami agar mudah terserap di dunia kerja Nasional dan Internasional," katanya.

Ia menambahkan Jurusan "Airframe and power plant" membentuk taruna-taruni yang berkompetensi di bidang pemeliharaan dan perbaikan rangka body pesawat udara.

Sementara itu, jurusan "Electrical Avionics" berkompetensi di bidang pemeliharaan dan perbaikan instrument serta kelistrikan pesawat udara, sehingga nantinya lulusan dapat bekerja sebagai teknisi pesawat udara yang masih sangat dibutuhkan di Indonesia dan Mancanegara.

Selain "Airframe and  Power Plant" serta "Electrical Avionics" juga tersedia jurusan Otomatisasi dan Tatakelola Perkantoran (Bandara), dan Teknik Transmisi dan Telekomunikasi (Penerbangan) yang juga PKL di bandara dan maskapai yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Dengan mengutamakan praktek, taruna-taruni kami siap untuk menjadi tenaga kerja unggul tangguh dan mandiri di bidang penerbangan kebandaraan dan kedirgantaraan sesuai dengan Kurikulum 2013 untuk SMK yakni 70 persen praktek dan 30 persen teori," katanya.

Ia mengharapkan semua lulusan taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara dari segala jurusan terserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri. "Informasi lengkap tentang SMK kami dapat diunduh pada laman/website www.smkpenerbangan.sch.id atau hubungi (0361) 4742600," katanya. (*)

Pewarta: ANTARA News Bali

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2019