Denpasar (Antara Bali) - Pemkot Denpasar, Bali mendukung dibentuknya lembaga penjaminan kredit daerah yang dikenal PT Jamkrida Bali Mandara dengan menanam saham dalam lembaga yang membuka akses kredit kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Program penjaminan akses kredit bagi UMKM itu patut kita dukung," kata IGN Edy Mulia, Asisten II Setda Kota Denpasar ditemui usai menghadiri sosialisasi program Jamkrida Bali Mandara di Denpasar, Jumat.

Dia mengatakan, keberadaan lembaga itu membuat para pelaku di bidang tersebut di ibu kota Provinsi Bali tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses permodalan guna mengembangkan usahanya.

Menurut dia, UMKM di Kota Denpasar hingga saat ini masih menghadapi permasalahan permodalan dan pemasaran. Oleh karena itu pemkot mendukung program Jamkrida Bali Mandara yang sangat strategis dalam membantu UMKM.

Sementara Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara I Ketut Widiana Karya mengatakan, sasaran penjaminan  adalah UMKM yang mempunyai usaha layak namun tidak memenuhi persyaratan teknis perbankan, khususnya pemenuhan agunan.

Persoalan tersebut banyak dihadapi para pengusaha UMKM sehingga untuk menjembatani permasalahan tersebut Pemprov Bali berkomitmen membentuk lembaga tersebut.

Hanya saja, tambah dia, Jamkrida tidak sembarangan dalam memberi penjaminan terhadap UMKM maupun usaha yang lainnya.

"Sebab pada akhirnya, semua UMKM yang akan dibantu nantinya akan diseleksi oleh bank, sebagai pihak yang akan memberikan kredit," ujarnya.

Widiana menjelaskan, dalam menjalankan fungsi itu, pihaknya telah bekerja sama dengan BPD Bali. Namun kerja sama itu akan terus bertambah, sebab ke depan pihaknya akan melakukan penadatanganan nota kesepahaman dengan beberapa lembaga  koperasi, BPR dan lembaga keuangan nonbank lainnya atau lembaga keuangan yang memiliki badan hukum.(**)

Pewarta:

Editor : Masuki


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2011