Singaraja (Antaranews Bali) -  Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, membuka peluang pendaftaran bakal calon rektor dari kalangan umum terkait akan berakhirnya masa jabatan Rektor Dr I Nyoman Jampel, M.Pd. pada 29 April mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Rektor Undiksha, Prof Dr Nyoman Dantes, di Singaraja, Rabu, mengatakan pihaknya sudah membuka pendaftaran bakal calon rektor sejak Kamis (8/11) lalu hingga Kamis (29/11) atau sekitar tiga minggu.

"Masa jabatan Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. akan berakhir pada 29 April 2019, namun empat bulan sebelum berakhirnya masa jabatan itu, panitia wajib melakukan penjaringan, dan melakukan pemilihan Rektor Undiksha periode 2019-2023," kata Dantes.

Ia mengatakan, pendaftaran bakal calon rektor ini dibuka untuk umum. Hal ini untuk pertama kalinya, pelamar bakal calon rektor dibuka Undiksha untuk umum. Tak hanya akademisi dari  Undiksha, tetapi akademisi dari luar Undiksha juga bisa melamar, termasuk pejabat pemerintahan. "Sejauh ini kami sudah mengirimkan surat undangan pemilihan rektor pada 201 perguruan tinggi negeri di Indonesia," katanya.

Pendaftaran untuk umum itu mengacu pada Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017 dan Permenristekdikti Nomor 21 Tahun 2018, tentang pengangkatan dan pemberhentian Pimpinan Perguruan Tinggi. Selain itu, Statuta Undiksha sesuai Permenristekdikti Nomor 75 Tahun 2017.

"Harapan kami bisa melebihi minimal empat kandidat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar ada banyak bakal calon yang kami jaring," katanya.

Ia menjelaskan jika pada batas akhir pengumpulan administrasi yakni hingga 29 November mendatang terkumpul jumlah kandidat kurang dari empat orang, maka pihak panitia akan melakukan perpanjangan waktu pendaftaran selama seminggu.

"Jika dalam waktu perpanjangan tak juga ada tambahan pelamar, kami akan mengirim surat pemberitahuan kepada menteri. Nanti, menteri yang akan menentukan, apakah prosesnya dilanjutkan atau bagaimana," katanya.

Mengenai syarat bakal calon, antara lain Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki pengalaman jabatan sebagai dosen dengan jenjang akademik paling rendah Lector Kepala, melengkapi surat pernyataan beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berusia maksimal 60 tahun saat berakhirnya masa jabatan rektor 29 April 2019. Selain itu juga bakal calon juga memiliki pengalaman manajerial, sehat jasmani dan rohani, bebas narkotika, dan sebagainya.

Seluruh persyaratan administrasi bakal calon rektor akan diseleksi selama seminggu yakni mulai 30 November hingga 7 Desember 2018. Pengumuman hasil penjaringan bakal calon rektor baru akan disampaikan pada 14 Desember 2018. Bakal calon rektor yang dinyatakan lolos administrasi akan dipanggil untuk penyampaian visi, misi dan program kerja pada 8 Januari 2019. (ed)

Pewarta: Made Adnyana

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018