Badung, Bali (Antaranews Bali) - Kepolisian Resor Badung, Polda Bali, menyasar kelompok nelayan di Pantai Sogsogan, Desa Cemagi, agar lebih waspada terhadap ancaman radikalisme dan aksi terorisme yang masuk melalui jalur perairan laut.

Kanit Binpolmas Polres Badung, Ipda Gunaweda dalam acara sosialisasi yang dihadiri 50 orang nelayan di Desa Cemagi, Badung, Jumat itu, guna mengedukasi kelompok nelayan agar ikut memberikan informasi kepada kepolisian, jika melihat orang mencurigakan di wilayah pesisir.

"Mari bersama membuka mata agar lebih waspada untuk mencegah pelaku terorisme yang memiliki paham radikal melalui jalur laut," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, harap Gunaweda dapat menciptakan situasi kondisuf di wilayah hukum Polres Badung.

Pihaknya juga mengimbau peran serta nelayan untuk selalu patuh hukum, tidak melanggar Undang-Undang terkait penggunaan alat tangkap ikan. 

Selain itu, memasuki masa kampanye Pemilihan Presiden dan Pileg serentak 2018, pihaknya mengajak seluruh pemangku kepentingan dan nelayan agar turut serta menjaga kedamaian dan keamanan wilayahnya.

"Meski pilihan masyarakat berbeda, namun jangan dijadikan sebagai pemicu perpecahan dan jadikan perbedaan sebagai pesta demokrasi yang aman damai sejuk dan bermartabat," katanya.

Dilain pihak, Kasat Polair Polres Badung, Iptu I Wayan Jiwa Antara yang juga menjadi narasumber dalam sosialisasi itu mengajak nelayan agar terus menjalin komunikasi dengan kepolisian dan tetap berhati-hati saat melaut, karena gelombang laut yang tidak bisa diprediksi untuk menghindari terjadinya kecelakaan di laut.

"Tetap utamakan keselamatan saat melaut dan tetap menjalin komunikasi dengan kepolisian;" katanya.

Selain itu, pihaknya mengajak para nelayan bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas, serta mampu mengantisipasi kecelakaan laut dengan mentaati peraturan peraturan yang berlaku.

Pewarta: I Made Surya Wirantara Putra

Editor : I Komang Suparta


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2018