Wisata edukasi konservasi penyu di Pulau Serangan

  • Sabtu, 8 Februari 2025 22:09

Relawan menunjukkan telur penyu kepada wisatawan mancanegara yang mengunjungi Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) di Pulau Serangan, Denpasar, Bali, Sabtu (8/2/2025). Kawasan yang melakukan konservasi terhadap penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea) itu setiap tahunnya dikunjungi sekitar 40 ribu wisatawan yang melakukan wisata edukasi terkait berbagai upaya menjaga keberlangsungan hidup penyu dari ancaman kepunahan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.

Relawan memberikan penjelasan kepada wisatawan mancanegara yang mengunjungi Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) di Pulau Serangan, Denpasar, Bali, Sabtu (8/2/2025). Kawasan yang melakukan konservasi terhadap penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea) itu setiap tahunnya dikunjungi sekitar 40 ribu wisatawan yang melakukan wisata edukasi terkait berbagai upaya menjaga keberlangsungan hidup penyu dari ancaman kepunahan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.

Wisatawan mancanegara meihat penyu saat mengunjungi Turtle Conservation and Education Centre (TCEC) di Pulau Serangan, Denpasar, Bali, Sabtu (8/2/2025). Kawasan yang melakukan konservasi terhadap penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea) itu setiap tahunnya dikunjungi sekitar 40 ribu wisatawan yang melakukan wisata edukasi terkait berbagai upaya menjaga keberlangsungan hidup penyu dari ancaman kepunahan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/wsj.

Berita Terkait