EKSPOR HIPYO TURUN

  • Sabtu, 22 September 2012 21:00

Indramayu (Antara Bali) - Pekerja menjemur perut ikan (hipyo) remang di sentra olahan hasil laut daerah Pabean Udik, kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (22/9). Akibat kesulitan bahan baku dari nelayan, pengusaha pengolahan hipyo kesulitan memenuhi permintaan ekspor hipyo sehingga mengalami kenaikan harga dari Rp. 1,8 jt per kilogram menjadi Rp. 2,3 jt per kilogram. FOTO ANTARA/Dedhez Anggara/ADT/2012.

Berita Terkait