"SHU itu kami peroleh dari kegiatan simpan pinjam yang melibatkan seluruh warga yang terhimpun dalam wadah desa adat," kata Ketua LPD Sibetan Drs I Made Mastiawan di Amlapura, Sabtu.
Ia mengatakan, lembaga keuangan desa adat yang dibentuk dengan modal awal sebesar Rp5 juta pada tahun 1990 itu, kini memiliki aset senilai Rp26 miliar.
Selain itu mampu menghimpun dana masyarakat dalam bentuk tabungan dan deposito sebesar Rp21,1 miliar serta menyalurkan kredit sebesar Rp 19,9 miliar, dengan bunga dua persen menurun.
Made Mastiawan menjelaskan, untuk menggairahkan masyarakat menyisihkan sebagian uangnya untuk ditabung, pihaknya menyelenggarakan undian tabungan berhadiah berupa dua buah sepeda motor, bertepatan dengan HUT ke-20 pertengahan bulan Januari 2010.
Demikian pula sebagai wujud kepedulian terhadap upaya meningkatkan sumber daya manusia dan mengentaskan kemiskinan, LPD memberikan bea siswa kepada anak-anak berprestasi, terutama dari keluarga kurang mampu sebanyak 60 orang untuk berbagai jenjang pendidikan.
Beasiswa diberikan setiap tahun untuk murid sekolah dasar (SD) sebesar Rp200.000 per orang, SMP Rp250.000 per orang dan siswa SMA Rp300.000 per orang.
Selain itu juga memberikan bantuan alat-alat tulis menulis kepada 15 siswa yang berhak menerimanya.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.