Ketua Harian Percasi Kota Denpasar Putu Gede Mahaputra di Denpasar, Minggu mengatakan, pertandingan tersebut menggunakan sistem swiss sembilan babak.
"Kejuaraan ini terbuka untuk umum, termasuk pecatur master, asalkan peserta memenuhi persyaratan, yaitu memiliki kartu tanda penduduk (KTP) Kota Denpasar," kata Mahaputra didampingi humas Percasi Denpasar Dewa Gede Rai.
Menurut Mahaputra, persyaratan KTP Denpasar adalah untuk menjaring atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali X yang rencananya digelar pertengahan September 2011 di Kabupaten Jembrana.
"Lewat ajang Wali Kota Cup ini kami ingin memantau lebih awal atlet-atlet potensial untuk diterjunkan dalam Porprov mendatang," katanya.
Ia memastikan, kejuaraan tersebut bakal seru, karena sejumlah pecatur Denpasar bergelar master dipastikan akan ikut meramaikan kejuaraan ini.
"Dari informasi yang saya dapat di KONI, pecatur master internasional Sebastian Simanjuntak akan turun di Wali Kota Cup ini," ujarnya.
Termasuk juga pecatur papan atas, seperti MN Bayu Suharjito, MN dan Bambang Sampurno akan meramaikan persaingan untuk masuk skuad Porprov dari tim Denpasar, kata Mahaputra.
Namun demikian, kata dia, tidak menutup kemungkinan pecatur nonmaster bisa saja menjungkalkan pecatur unggulan.
Di kelompok ini ada pecatur Pasek Budarsa yang siap memberi kejutan.
Mahaputra mengatakan, pecatur yang ingin ikut menjajal Wali Kota Cup mulai mendaftar mulai 16-27 Januari 2011, tidak dipungut bayaran.
Pendaftaran dilakukan di kantor PDAM Denpasar, di lapangan Puputan Badung dengan Pak Kobra, di Jalan Kaliasem dengan Pak Kasta dan di rumah Nyoman Cakera.
"Technical meeting akan dilakukan 27 Januari di pojok timur laut Lapangan Puputan Badung atau tepatnya di depan Pura Jagatnatha Denpasar," ucap lelaki asal Kota Singaraja ini.
Sementara Ketua Bidang Pembinaan Percasi Nyoman Cakera menambahkan, dalam kejuaraan ini, nomor yang dipertandingkan tidak hanya di kelompok senior, namun juga yunior.
"Dengan demikian bibit-bibit pecatur akan tetap tumbuh dan ini merupakan bagian pembinaan usia dini," kata Cakera.
Ditanya tentang target tim Denpasar dalam Porprov mendatang, Cakera tidak berani memasang target yang muluk-muluk, namun pihaknya tetap bertekad untuk bisa memperbaiki peringkat dari Porprov tahun lalu.
Dalam Porprov IX yang digelar di Kabupaten Badung, catur Denpasar berada di peringkat ketiga dengan mengoleksi satu emas, empat perak dan dua perunggu.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026