Humas Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, I Gusti Ngurah Putra saat dikonfirmasi ANTARA dari Denpasar, Jumat membenarkan, bahwa Jero Wacik tidak jadi menggelar acara tahunan tersebut.
"Memang rencananya Menbudpar Jero Wacik akan menggelar acara penyambutan wisman pada saat pergantian Tahun 2010 ke 2011. Hal tersebut sebagai upaya apresiasi terhadap wisatawan yang berkunjung ke Indonesia," katanya.
Pembatalan acara tersebut, katanya, memang mendadak, padahal pihaknya sudah melakukan persiapan dan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali serta General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Ngurah Rai terkait acara tersebut.
"Tetapi karena ada perintah dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono supaya menteri-menterinya tidak melakukan kegiatan di luar Jakarta, maka dengan terpaksa Menteri membatalkan acara tersebut," kata Ngurah Putra.
Dikatakan, acara tradisi menyambutan wisatawan asing yang sedianya digelar pada Jumat pukul 24:00 Wita hingga Sabtu (1/1) dinihari.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ida Bagus Subhiksu mengatakan, memang rencananya wisatawan asing yang pertama kali datang pada 2011 akan digelar acara penyambutan dengan ditandai pengalongan bunga.
"Ya, acara penyambutan wisatawan mancanegara rencananya dihadiri oleh Menbudpar Jero Wacik," ucapnya.
Menyinggung kunjungan wisatawan asing ke Bali hingga Desember 2010 diperkirakan sudah melebihi target dari 2,7 juta.
"Kami perkirakan kunjungan wisman ke Pulau Dewata sudah melampaui dari yang ditargetkan sebanyak 2,7 juta orang," katanya.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.