Kapolsek Abiansemal I Gusti Made Sudiana, Selasa mengatakan, pemancing tersebut menemukan tengkorak pada Senin (20/12) sekitar pukul 21.00 Wita.
"Saksi kemudian melaporkan penemuan tengkorak itu ke warga yang ada di lingkungan sekitar yang selanjutnya dilaporkan ke polisi. Tengkorak yang sudah berwarna coklat itu kemudian kami bawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar untuk diperiksa," katanya.
Menurut dia, pemeriksaan secara medis dilakukan untuk menguak siapa identitas tengkorak itu, termasuk jenis kelaminnya.
"Kami belum bisa memastikan tengkorak itu berjenis kelamin apa. Apalagi, yang ditemukan hanya tengkorak, sedangkan tulanng lainnya tidak ada. Kalau dilihat dari warnanya, tengkorak itu bisa berusia puluhan tahun," katanya.
Made Sudiana juga belum bisa memastikan apakah tengkorak itu merupakan korban pembunuhan atau tidak.
"Saya belum bisa berkomentar sejauh itu karena ini masih diselidiki sambil menunggu hasil dari RS Sanglah," ucapnya.
Menurut dia, bisa jadi, tengkorak itu berasal dari jenazah seseorang yang kuburannya tergerus air hujan hingga tulang-tulangnya hanyut ke sungai. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.