Mangupura (Antara Bali) - Bupati Badung, Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan optimistis pendapatan asli daerah (PAD) meningkat dari tahun sebelumnya Rp2,5 triliun yang diperoleh dari pajak hotel dan restoran maupun retribusi objek wisata melalui sistem daring (dalam jaringan) atau "online".

"Dengan sistem online, kami yakin PAD Kabupaten Badung akan terus meningkat sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Giri Prasta dalam acara Pencanangan Kampung KB, di Desa Penarungan, Badung, Minggu.

Dalam acara yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani itu, ia menyampaikan APBD Kabupaten Badung telah mencapai Rp4 triliun lebih pada 2015 yang sebagian besar ditopang PAD.

Untuk mencapai peningkatan PAD itu, pihaknya sudah merumuskan visi dan misi yang dimuat dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Selain peningkatan PAD, terkait program keluarga berencana (KB), Giri Prasta menilai program tersebut cukup berhasil.

"Pencanangan KB sudah kami kembangkan bukan hanya di Penarungan, namun di seluruh desa di enam kecamatan di Kabupaten Badung," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut dia, dengan mengikuti program KB, masyarakat telah berpartisipasi dalam merencanakan kesejahteraan keluarga ke depannya.

"Partisipasi masyarakat dalam program ini sangat dibutuhkan, karena mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan," ujar mantan Ketua DPRD Badung itu.

Selain itu, politisi asal Desa Plaga ini juga mengaku dalam setiap komunikasi dirinya memanfaatkan teknologi dengan inovasi Badung dalam genggaman melalui grup WhatsApp (WA).

"Bupati satu grup dengan perbekel, satu grup dengan bendesa adat dan satu grup dengan SKPD. Semua informasi akan disampaikan di sini. Instruksi juga lewat grup," ujar Giri Prasta.

Dengan adanya grup tersebut, segala informasi yang terjadi dapat ditampung dan segera dapat dikoodinasikan untuk segera ditindaklanjuti. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Surya
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026