Kuta (Antara Bali) - Ketut Kayun (16) tewas akibat tusukan pisau saat menikmati hiburan malam  di Diskotik Bounty, Jalan Raya Kuta, Kabupaten Badung, Rabu dinihari.

Kapolsek Kuta AKP Gde Ganefo ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu, namun belum berani memberikan keterangan secara rinci menyangkut kasus kriminalitas tersebut.   
   
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kericuhan pada hiburan malam yang umumnya dipadati  wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara, termasuk masyarakat setempat.

Korban yang menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju rumah sakit terdekat mengalami beberapa luka tusukan pada bagian tubuhnya.

Dari peristiwa berdarah tersebut, sontak saja pesta (dugem) yang dihelat puluhan orang itu sempat terhenti.

Pesta (dugem) terhenti setelah Ketut Kayun (korban) terkapar di tengah lampu gemerlap tersebut dengan kondisi perut bersimbah darah. 
   
Dari kejadian tersebut, para pengunjung yang sebagian dalam kondisi setengah mabuk ini pun segera membawa korban ke rumah sakit terdekat.

Namun sayangnya, belum mendaparkan perawatan intensif dari tim medis yang bersangkutan sudah tewas dalam perjaalanan kerumah sakit.

Sementara itu dihubungi masalah penusukan yang menyebabkan salah satu pengunjung diskotik itu tewas, Kapolsek Kuta AKP Gde Ganefo belum berani memberikan keterangan rinci soal kasus ini.

Disisi lain menurut sumber kepolisian di Polsek Kuta mengatakan, peristiwa penusukan di diskotik yang menyebabkan korban tewas ini berawal, pada saat pengunjung sedang asik mendengarkan musik keras dengan pengaruh miras, tanpa diduga keributan terjadi.

"Saya kurang tahu pasti awal keributan itu bagaimana, yang pasti saat mereka (para pengunjung) sedang teler keributan terjadi," kata sumber polisi.

Dari kericuhan yang mengakibatkan baku hantam sesama pengunjung, Ketut Kayun jadi sasaran. "Dia jadi sasaran pukulan orang yang tidak dikenal di sana," ujarnya.

Akibat pukulan telak dari seseorang yang tidak dikenal korban pun jatuh tersungkur dan saat terjatuh itulah senjata tajam jenis pisau menghujat diperutnya.

"Entah berapa tusukan pelaku menusuk perut korban, yang jelas usai menusuk pelaku kabur," ucap menjelaskan.

Dari kejadian tersebut, polisi tidak butuh waktu lama untuk mengungkap kasus ini. Pasalnya, yang bersangkutan telah diamankan.

"Saya tidak mau berkomentar apakah pelaku ini preman atau bukan, yang jelas kami sudah amankan dan saat ini pelaku sedang dalam pemeriksaan," katanya menandaskan.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026