"Tidak ada uang dalam ATM yang dibawa lari oleh pelaku karena semua masih ada di dalam mesin itu. Diduga, aksi pelaku sempat diketahui oleh petugas keamanan yang posnya sekitar 10 meter timur lokasi," kata Kasat Bimbingan Masyarakat (Binmas) Polres Buleleng Kompol Nyoman Sukasena.
Informasinya, aksi congkel mesin ATM tersebut baru diketahui setelah salah seorang petugas bank melakukan kontrol di dalam ATM sekitar pukul 09.30 Wita.
Petugas keamanan rumah sakit terkejut ketika mendapat laporan dari salah satu petugas bank bernama Dayu, yang sempat kaget melihat mesin dalam ruang kaca itu sudah dalam kondisi tidak wajar.
"Tapi uangnya masih ada dan beberapa anggota satpam segera melaporkan kejadian itu ke polisi untuk mendapat tindak lanjut," ujar Agus Sariana yang menjadi salah satu petugas keamanan di rumah sakit.
Selain terdapat congkelan di bagian atas, hal serupa juga dilakukan pelaku di bagian dalam atau tepatnya bagian kotak penyimpanan uang.
Kompol Sukasena mengatakan, pelaku diduga lebih dari satu orang saat melancarkan percobaan aksi pencuriaan walau akhirnya gagal.
Pihaknya mengaku masih melakukan penyelidikan serta memeriksa beberapa saksi, termasuk tukang parkir yang bertugas di kawasan tersebut untuk mengetahui identitas pelaku.
Selain itu, Satreskrim Polres Buleleleng juga sudah melakukan pendalaman dengan mencari rekaman gambar yang ada di kamera pengintai di seputar kawasan rumah sakit umum.
Terkait kasus percobaan pembobolan brangkas milik PT Wing Surya di Desa Pemaron beberapa waktu lalu, Sukasena mengaku belum berani memastikan apakah pelakunya sama.
"Yang jelas, sudah kami lakukan pendalaman dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang saat ini masih diperiksa. Semoga ada petunjuk untuk membongkar kasus tersebut agar masyarakat Buleleng tidak resah," ujar Sukasena.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.