Gianyar (Antara Bali) - Institut Lembang Sembilan akan menyelenggarakan Rembug Nasional Pariwisata Indonesia untuk membahas berbagai hal dan memproleh masukan dalam upaya meningkatkan pengembangan kepariwisataan di Tanah Air.

"Kegiatan yang akan digelar di sebuah hotel di Sanur, Bali pada 27 Maret 2016 menampilkan sejumlah pembicara antara lain Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia serta praktisi pariwisata," kata Dewa Rai Budiasa yang ikut dalam kepengurusan Institut Lembang Sembilan di Gianyar, Kamis.

Ia yang menjabat sebagai koordinator bidang kajian pariwisata dan ekonomi kreatif di Institut Lembang Sembilan menjelaskan, rembug tersebut diharapkan mampu memberikan masukan kepada pemerintah dalam mencapai sasaran kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 20 juta hingga akhir 2019.

Selain itu mengintensifkan pengembangan kepariwisataan Indonesia secara merata di berbagai daerah di Indonesia.

"Pencapaian jumlah kunjungan wisman sesuai sasaran akan bermanfaat bagi pertumbuhan perekenomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Dewa Rai Budiasa.

Ia menilai, dengan berlakunya pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN termasuk usaha pariwisata harus mampu memenangkan persaingan dengan negara lainnya.

Oleh sebab itu kebijakan kepariwisataan seyogyanya mengikuti upaya meningkatkan sumberdaya manusia (SDM) melalui berbagai kegiatan pelatihan dan investasi.

"Kami di Institut Lembang Sembilan mendorong Pemerintah untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia," kata Dewa Rai Budiasa. (WDY)

Pewarta: Pewarta: Putu Artayasa
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026