"Desa-desa itu sudah kami verifikasi, proposalnya juga sudah ada, tetapi proposal kami kembalikan untuk dilakukan perbaikan terutama menyangkut jumlah rumah tangga sasaran (RTS)," kata Kepala BPMPD Provinsi Bali Ketut Lihadnyana, di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, dalam proposal harus sudah tercantum jumlah dan nama RTS maupun berbagai jenis usaha yang akan meminjam dana Gerbangsadu Mandara itu. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dana Gerbangsadu yang diberikan untuk masing-masing desa miskin sebesar Rp1,02 miliar.
Dari jumlah itu, sebanyak Rp200 juta dapat dimanfaatkan untuk pembangunan atau perbaikan infrastruktur, Rp800 juta untuk kegiatan ekonomi produktif dan Rp20 juta untuk kegiatan operasional.
"Proposal kami kembalikan, supaya sasarannya benar-benar tepat, terutama bisa lebih memberikan daya ungkit pada rumah tangga miskin," ujarnya.
Lihadnyana menekankan bahwa warga yang akan memanfaatkan dana Gerbangsadu Mandara harus jelas, supaya ketika ada pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan tidak sampai ada masalah.
Sedangkan 15 desa calon penerima program Gerbangsadu Mandara tersebar di sejumlah kabupaten seperti di Kabupaten Buleleng, Jembrana, Klungkung, Bangli, Klungkung, Karangasem, Gianyar dan Tabanan.
"Desa yang disasar program Gerbangsadu tahun ini adalah dengan tingkat kemiskinan di atas 18 persen," ucapnya.
Terkait dengan enam desa di Bali yang sebelumnya dikategorikan desa tertinggal oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, hanya satu desa yakni Desa Sepang Kelod, di Kabupaten Buleleng saja yang berhak mendapatkan dana Gerbangsadu Mandara tahun ini.
"Sedangkan lima desa yang dikategorikan tertinggal di Kabupaten Bangli, semuanya tidak dapat Gerbangsadu karena setelah kami cek langsung ternyata warga di sana sudah kaya dan jumlah rumah tangga miskinnya sangat sedikit," ujar Lihadnyana.
Hingga akhir 2015, program Gerbangsadu Mandara sudah diterima oleh 205 desa di Bali yang tersebar di delapan kabupaten. Program ini terbanyak diterima oleh desa di Kabupaten Buleleng yakni sebanyak 71 desa, disusul Karangasem (53 desa) dan di posisi ketiga Kabupaten Klungkung ada 22 desa. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Ni Luh Rhismawati: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.