"Tujuan 'care free night' ini untuk membuat fenoma baru di Legian dan juga bermaksud untuk menjadikan Legian sebagai kawasan bebas macet pada malam hari dan bebas polusi," ujar Kapolsek Kuta AKP Gede Ganefo di Kuta, Rabu.
Ia mengatakan, "care free night" akan dimulai Sabtu (27/11). Pada hari itu diberlakukan mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 05.00, Legian dan sekitarnya akan terbebas dari kendaraan.
Sebelum hari pelaksanaan, polisi sudah melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di kawasan Kuta. Dari sosialisasi tersebut masyarakat sekitar banyak yang mendukung.
"Bagi pemilik kendaraan baik roda dua dan empat yang melintas kawasan Legian pada saat 'care free night' berlaku, kami sudah menunjuk tempat parkir khusus," ujar AKP Gde Ganefo.
Ia mengemukakan, ada empat titik yang digunakan untuk lahan parkir kendaraan, diantaranya, sisi badan jalan Patih Jelantik, Kuta, eks pasar pagi Legian, sentral parkir Kuta dan areal parkir Pura Dalem, Desa Adat Legian.
"Untuk kelanjutannya, setelah 'care free night' ini berakhir, kami akan membuat kesimpulan bagaimana hasilnya. Kalau hasilnya postif kami akan tetap memberlakukan 'care free night' setiap hari Sabtu," ujarnya.
Gde Ganefo menjelaskan, dalam pengamanannya ada puluhan anggota polisi yang ikut terjun ke lapangan dibantu masyarakat sekitar, baik dari pecalang maupun pengamanan lainnya.
"Jika ada bentuk kekacauan atau apapun yang menggangu jalannya 'care free night' tentunya kami tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakkan," kata Ganefo.
Pengamanan tidak hanya dilakukan di jalan yang digunakan untuk program 'care free night', bahkan di jalan-jalan kecil pun ada anggota polisi yang berjaga.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.