"Kami koordinasi dengan seluruh KBRI dan lewat itu supaya disosialisasikan ke negara masing-masing," kata Ketua Panitia Penyelenggara BBTF 2016 I Ketut Ardana di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan pertama kali dilakukan sejak ajang pertemuan pelaku pariwisata dunia itu digelar pada tahun 2014.
Alhasil, beberapa pelaku pariwisata dari negara di kawasan Amerika Latin di antaranya Meksiko dan Argentina sudah mendaftar untuk hadir menjadi pembeli di ajang itu.
Panitia BBTF 2016 menargetkan jumlah peserta yang menjadi `buyer` atau pembeli sebanyak 275 operator pariwisata dan 225 penjual atau `seller` dari operator pariwisata di Bali dan nasional ikut berpartisipasi.
Hingga saat ini, sudah ada sekitar 93 pembeli yang menyatakan kesiapannya untuk hadir di Bali dan sekitar 30 operator pariwisata lainnya sudah mendaftar menjadi penjual.
Para pembeli dan "seller" itu bergerak selaku operator di dunia pariwisata, baik hotel, biro perjalanan wisata, atraksi wisata, pelaku industri MICE atau "meeting, incentive, conference dan exhibition".
Tak hanya itu, panitia juga memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mikro kecil (UKM) dari Bali untuk ikut berpartisipasi memamerkan produk unggulan kepada pelaku pariwisata dunia itu.
BBTF 2016 digelar pada 22-26 Juni 2016 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Kabupaten Badung. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Dewa WigunaEditor : Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.