Negara (Antara Bali) - Masa jabatan I Gede Winasa sebagai Bupati Jembrana tinggal satu hari lagi, namun hingga hari terakhir, Senin (15/11), agendanya masih cukup padat.

"Pagi hari bupati akan menghadiri sidang paripurna di DPRD, setelah itu direncanakan meresmikan program baru Pemkab Jembrana," kata Kabid Humas pada Dinas Hubkominfo Jembrana Satuhuning Tyas Winarti di Negara, Minggu.

Perempuan yang akrab dipanggil Wiwin itu mengatakan, program baru yang akan diresmikan Winasa adalah "Asal Tekan Mau, Apa Lu Mau Gua Ada" (ATM Palugada) yang merupakan program untuk pelayanan umum yang bersentuhan dengan teknologi.

Dengan "ATM Palugada" ini, ke depannya masyarakat Jembrana tidak perlu lagi membawa berkas saat hendak mengurus akta kelahiran, kartu kuning dan lain-lain.

"Cukup memasukkan KTP ke mesin itu, seluruh berkas sudah tersedia. Seperti kita mengambil uang di ATM itu," ujar Wiwin.

Karena mencakup data base yang cukup banyak, khususnya menyangkut identitas pribadi mulai dari KTP hingga ijasah warga orang per orang, program ini masih akan diuji coba terlebih dahulu.

"Selain di Kantor Pelayanan Umum, uji coba juga dilakukan di Kecamatan Negara dan Jembrana," jelas Wiwin.

Disinggung apakah Bupati Winasa sudah mulai mengemasi barang-barang pribadi di kantornya, Wiwin mengatakan, bupati yang tengah terbelit kasus dugaan korupsi dan pencucian uang itu tidak mengemasi apa-apa.

"Apa yang mau dikemasi? Memang di ruangan Pak Bupati ada barang milik pribadinya?" ujar Wiwin balik bertanya.

Menurutnya, pada hari terakhir, Winasa juga akan menyelesaikan berkas-berkas yang belum ia tandatangani.

Menurut Wiwin, pada 16 Nopember akan dilakukan pelantikan terhadap Plt Bupati Jembrana.

Plt bupati ini akan menjabat hingga ada bupati dan wakil bupati definitif hasil Pilkada Jembrana, yang pemungutan suaranya akan dilakukan tanggal 27 Desember mendatang.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026