"Upaya ini untuk meningkatkan pengetahuan pelajar agar lebih mengenal, memahami dan menghargai cipta sastra sebagai suatu karya yang indah dan bermakna," kata Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan I Made Witna saat membaca sambutan Pejabat Bupati Badung, di Badung.
Dalam sambutannya, pihaknya mengharapkan agar pelajar dapat mengembangkan potensi karya sastranya sehingga menciptakan SDM yang handal, tangguh dan berbudi pekerti luhur.
Acara Sastrawan Bicara Siswa Bertanya (SBSB) itu, dihadiri Kadisdikpora Kabupaten Badung I Ketut Widya Astika, para sastrawan dan sastrawati nasional yakni Dr Taufik Ismail, Jamal D Rahman, Agus R Sarjono serta Aktor Iman Saleh.
Pihaknya mengatakan Pemkab Badung memberikan perhatian besar terhadap tiga pilar pendidikan yakni siswa, pendidik dan sarana dan prasarana sehingga pengembangan pendidikan khususnya dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia lebih disenangi generasi muda.
"Pemerintah mengharapkan pelajar mampu menumbuhkan motivasi untuk berkreasi dalam pelajaran sastra Indonesia di sekolahnya masing-masing dan lebih mengenal bentuk dan isi sebuah karya satra," ujarnya.
Kepala SMP Negeri 2 Kuta Utara, Badun, Anak Agung Putu Sujana mengatakan penyelenggara SBSB, bertujuan untuk memotivasi siswa dan guru dalam meningkatkan minat membaca dan menulis.
"Kegiatan ini para siswa akan diajak berdiskusi dan berinteraksi dengan para sastrawan dari Jakarta dan sastrawan daerah setempat untuk lebih mengenal sastra itu," ujarnya.
Upaya memperkenalkan sastra itu agar membangkitkan rasa ingin tahu siswa tentang sastra melalui pembacaan puisi, sajak dan drama sehingga mampu meghasilkan sebuah karya yang dikenal secara luas.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang diwakili Agus Suharianto dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini menjadi progam Dirjen Dikdasmen Pusat dan menjadi salah satu inovasi pembelajaran sastra lebih menarik untuk generasi muda.
"Hal ini dikarenakan karya sastra mengandung nilai luhur, moral bangsa Indonesia yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari," ujar Agus. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.