Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, bersama sejumlah instansi terkait terus menggencarkan penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya narkoba di setiap jenjang sekolah di wilayahnya.
“Kami berupaya membangun benteng pertahanan yang kuat dalam diri setiap anak Badung yakni sehat, cerdas, berkarakter, bebas narkoba, dan siap mewujudkan generasi emas yang kami cita-citakan,” ujar Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung Rasniathi Adi Arnawa di Mangupura, Selasa.
Ia mengatakan kegiatan yang melibatkan narasumber dari jajaran BNN serta Badan Kesbangpol Badung itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan membangun kesadaran dan kewaspadaan sejak dini di lingkungan pendidikan.
“Kami ingin generasi muda terhindar dari jeratan penyalahgunaan zat berbahaya yang merusak masa depan,” kata dia.
Rasniathi Adi Arnawa mengungkapkan pihaknya mengajak seluruh siswa untuk berani berkata tidak pada segala bentuk tawaran narkoba, memperkuat iman dan karakter.
Generasi muda di Badung juga didorong untuk dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti belajar, berolahraga, berkarya, dan berorganisasi yang sehat.
“Kami juga menekankan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memutus cita-cita dan merugikan masa depan seumur hidup,” ungkap dia.
Kepala Sekolah SMPN 2 Kuta Utara Ida Bagus Nyoman Segarayoga sebagai perwakilan sekolah menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk menjadikan lingkungan yang bersih, aman, dan bebas narkoba sebagai prioritas utama.
“Kami juga akan terus mendukung program pembinaan karakter dan kesehatan bagi seluruh warga sekolah,” jelas dia.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.