Gianyar (Antar Bali) - Dalam rancangan APBD tahun anggaran 2016, Pemkab Gianyar menargetkkan pendapatan sebanyak Rp. 1,674 Triliun Lebih

 â€œDalam Rancangan APBD Kabupaten Gianyar TA 2016, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp. 1,674 triliun lebih, terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp. 448,142 milyar lebih (26,77%), dana perimbangan direncanakan sebesar Rp. 835,831 milyar lebih (49,92%), dan  Lain – lain Pendapatan Daerah Yang Sah direncanakan sebesar Rp. 390,206 milyar lebih (23,31%),” kata Bupati Gianyar, Anak Agung Bharata dalam penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2016 di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Gianyar, Senin (23/11).

Ia  mengatakan, dalam rancangan APBD Tahun Anggaran 2016, pelaksanaan pembangunan Kabupaten Gianyar diprioritaskan dalam memantapkan pelayanan publik dengan meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui sinergi perencanaan pembangunan pusat dan daerah menuju Gianyar Bagus, diantaranya, pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kapasitas pelayanan birokras, pertanian, pariwisata, budaya dan ekonomi, infrastruktur, lingkungan hidup dan tata ruang. Serta ketentraman dan ketertiban masyarakat.

“Rencana PAD dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016, dibandingkan PAD Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 370,679 milyar lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp. 77,462 milyar lebih (20,90%),” katanya. 

Perencanaan ini, jelas Bupati asal Puri Gianyar itu dibuat dengan mempertimbangkan potensi riil sumber pendapatan, realisasi pada tahun sebelumnya dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Struktur PAD masih didominasi oleh rencana penerimaan dari pajak daerah, dengan tetap mengupayakan intensifikasi penerimaan diluar pajak daerah  seperti retribusi daerah dan hasil perusahaan milik daerah.

Lebih lanjut dikatakan, Dana Perimbangan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016 direncanakan sebesar Rp. 835,831 milyar lebih, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus.Lain – lain Pendapatan Daerah Yang  Sah dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016 direncanakan sebesar Rp. 390,206 milyar lebih, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi, Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus serta Bantuan Keuangan dari Provinsi atau Pemerintah Daerah Lainnya.

 Selanjutnya Belanja Daerah dalam Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2016, direncanakan sebesar Rp. 1,958 triliun  lebih, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar  Rp. 1,141 triliun lebih atau (58,28%) dan Belanja Langsung sebesar Rp. 817,238 milyar lebih (41,72%).      

Belanja Tidak Langsung terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp. 888,589 milyar lebih (77,84%) dan belanja lainnya sebesar Rp. 252,962 milyar lebih (22,16%). Sedangkan  Belanja Langsung, terdiri dari Belanja Pegawai sebesar      Rp. 52,317 milyar lebih (6,40 %), Belanja Barang dan Jasa sebesar     Rp. 309,138 milyar lebih (37,83%) dan Belanja Modal  sebesar Rp. 455,781 milyar lebih (55,77%).

Defisit anggaran dalam Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp. 284,609 milyar lebih. Hal ini terjadi karena  rencana belanja untuk membiayai sektor prioritas seperti tersebut diatas, lebih besar dibandingkan dengan proyeksi rencana pendapatan.

Namun defisit anggaran tahun 2016 tersebut akan dapat ditutupi, terutama bersumber dari penerimaan pinjaman daerah dan sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2015 yang saat ini sedang berjalan.“Pengeluaran pembiayaan dalam Rancangan APBD Tahun Anggaran 2016, direncanakan sebesar Rp. 15 milyar lebih, yang meliputi Penyertaan modal pada PD Mandara Giri dan PDAM,”ucap Bharata.


Editor : I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026