"Pemberangkatan pada hari Rabu (22/7) itu naik 17,3 persen jika dibandingkan hari sebelumnya yang tercatat 929 orang," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Ubung, Anak Agung Eka Putra, Kamis.
Ia menjelaskan, kenaikan jumlah penumpang yang cukup signifikan itu disebabkan karena banyak pemudik tidak mendapatkan tiket ketika menjelang Hari Raya Lebaran.
Eka Putra menambahkan, kenaikan jumlah keberangkatan juga dipengaruhi penutupan sementara Bandara I Gusti Ngurah Rai pada (22/7) akibat erupsi Gunung Raung di Jawa Timur.
"Beberapa penumpang beralih ke angkutan darat karena belum mendapatkan kepastian mengenai waktu keberangkatan dari pesawat yang ditumpangi," imbuh dia.
Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi terjadi kenaikan jumlah penumpang seandainya Bandara I Gusti Ngurah Rai yang merupakan Bandara satu satunya di Pulau Dewata kembali ditutup sementara. "Kita tetap siagakan beberapa bus tambahan seandainya ada lonjakan penumpang," katanya.
Selain itu, Eka Putra memaparkan, keberangkatan penumpang masih didominasi tujuan Pulau Jawa, seperti Jember, Banyuwangi, Madura, Malang, dan beberapa daerah lainnya.
Ia menambahkan, keberangkatan penumpang tahun ini didominasi bus tujuan Jawa Timur seperti Jember, Banyuwangi, Malang dan beberapa daerah lainnya.
"Tetap didominasi bus tujuan Jawa seperti tahun-tahun sebelumnya," kata dia.
Selain itu, Eka Putra tetap mengingatkan kepada penumpang yang akan mudik maupun akan balik kembali ke Bali agar tetap waspada dan berhati-hati serta tidak mengenakan perhiasaan berlebihan sehingga tidak memancing tindakan kriminal.
"Kami berharap semua penumpang tetap waspada, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," imbuhnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Bagus AndiEditor : I Made Andi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.