Denpasar (Antara Bali) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali dalam membentuk tim keabsahan dalam Porprov Bali 2011 diperluas dengan menyertakan KONI kabupaten dan wartawan olahraga.
Dengan adanya perubahan komposisi tim yang bertugas di keabsahan atlet Porprov di Jembrana, maka permasalahan yang muncul bisa sedikit mungkin, harap Ketua KONI Bali Drs Made Nariana di Denpasar Selasa.
Protes demi protes selalu silih berganti datang ke alamat KONI Bali pada Porprov 2009, oleh sebab itu organisasi keolahragaan ini lewat rapat internal sudah menyelesaikan draf batasan terhadap masalah keabsahan atlet.
Soal pertama yang diperbaiki dalam masalah ini, kata Nariana yang mantan Ketua PWI Bali itu, adalah komposisi tim yang bertugas di keabsahan atlet yang selama ini didominasi oleh aparat di KONI Bali.
Tim Keabsahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali mulai tahun 2011 nanti, tim keabsahan atlet melibatkan unsur KONI kabupaten, Pengprov dan wartawan olahraga yang menjadi anggota SIWO PWI setempat.
Nariana mengatakan, penyempurnaan terhadap pelaksanaan Porprov Bali tetap dilakukan, karena KONI Bali menginginkan agar pelaksanaan kegiatan olahraga di tingkat Porvinsi Bali 2011 harus lebih baik dari sebelumnya.
Porprov Bali yang diikuti atlet-atlet terbaik dari 21 cabang olahraga utusan semua kabupaten dan kota yang ada tentu bersaing dengan ketat, karena para juaranya nanti akan dibina lebih intensif untuk persiapan PON Riau.
Nariana mengatakan, atlet hasil penjaringan Porprov nanti akan bergabung dengan atlet unggulan dari berbagai cabang olahraga peserta program Palda Bali Emas 2010, sebagai cikal bakal kontingen PON Bali.
Dalam program Palda Bali Emas 2010 sebagai persiapan menyongsong PON Riau, atlet bersama pelatih harus bekerja keras menggembleng diri dengan meningkatkan kualitas latihan sehingga memiliki mental juara.
Atlet dan pelatih yang masuk program ini adalah yang berhasil menyumbangkan emas pada PON XVII/2008 di Kaltim, Porprov, serta atlet yang pernah meraih emas pada kejuaraan di tingkat internasional seperti Asian Games.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.