"Kami tidak akan melakukan itu karena Denpasar sudah memiliki ratusan atlet hasil pembinaan berjenjang yang siap turun di 30 cabang olahraga Porprov tersebut," kata Ketua KONI Kota Denpasar, Nyoman Putrawan, di Denpasar, Senin.
Pihaknya menargetkan juara umum Poprov Bali dengan menurunkan atlet yang telah memiliki kartu tanda anggota sehingga tidak mungkin mengambil atlet dari luar daerah.
Menurut dia, aturan mengenai KTA itu sangat menguntungkan sebagai salah satu prasyarat keabsahan atlet.
"Untuk kami akan mengirimkan kontingen berkekuatan penuh dalam ajang tersebut," ujar Putrawan.
Apabila daerah mengambil atlet luar, lanjut dia, maka akan menghambat proses regenerasi dan menutup peluang atlet di masing-masing cabang olahraga.
"Cara-cara instan meraih prestasi seperti tersebut sangat mmenguntungkan karena kami banyak memiliki atlet," ujarnya.
Terkait jumlah bonus yang diberikan atlet berprestasi, Putrawan mengaku belum menentukan karena yang penting atlet tetap bersemangat dalam mengikuti berbagai ajang kejuaraan.
"Ada beberapa atlet menginginkan mutasi, namun apabila persyaratan terpenuhi, tidak menjadi masalah buat kami," ujar Putrawan. (WDY)
Pewarta: Oleh I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.