"Kami terus meningkatkan pengetahuan bagi mahasiswa agar mampu bersaing ketika mereka tamat dari perguruan tinggi ini," katanya di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan peningkatan pengetahuan tersebut dilakukan dengan mendatangkan sejumlah pakar maupun dosen dari luar negeri untuk menyampaikan materi yang berkaitan dengan mata kuliah maupun aplikasi teknologi komputer saat ini.
"Pekan lalu kami menyelenggarakan seminar dengan mendatangkan dosen dari Jepang dalam upaya memberikan pengalaman, yakni bagaimana mahasiswa di negeri matahari terbit itu mengimplementasikan IT," katanya.
Dadang Hermawan lebih lanjut mengatakan sekolah tinggi ini telah menamatkan ribuan mahasiswa, dan mereka sebagian besar telah bekerja atau membuka usaha secara mandiri.
Sementara itu, Prof Dr Yasushi Kiyoki dari Universitas Keio Jepang mengatakan terobosan Stikom untuk mengundang dosen atau pun narasumber dari luar negeri luar biasa.
"Apa yang dilakukan oleh Stikom Bali adalah langkah maju untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi tenaga profesional bila sudah menamatkan pendidikan di perguruan tinggi ini," ujarnya.
Ia mengatakan pendidikan teknologi mengalami perkembangan yang cukup pesat, karena itu setiap mahasiswa yang menekuni dibidang ilmu komputer harus mampu secara kreatif meningkatkan pengetahuannya.
Yasushi lebih lanjut mengatakan hubungan perguruan tinggi Indonesia dengan Jepang sudah berjalan sangat baik, berbagai informasi dan teknologi telah diberikan dari Jepang.
"Harapan kami ke depannya kepada masyarakat Indonesia agar setara dengan negara-negara maju di dunia," katanya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Komang Supartaolej: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.