"Sesuai rencana tahun ini akan ada 60 unit kapal pesiar. Sampai saat ini sudah 18 unit yang singgah," kata General Manager PT Pelabuhan Indonesia Cabang Benoa, Ali Sodikin Kamis.
Ia mencatat setiap kapal pesiar yang singgah di Pelabuhan Benoa berpenumpang 800 hingga 1.200 orang wisatawan mancanegara.
"Kedatangan kapal pesiar tersebut tentu berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali sebab setiap kapal yang sandar membawa turis yang akan mengunjungi objek-objek wisata di Bali dan berbelanja," katanya.
Pihaknya terus melakukan pembenahan infrastruktur untuk menunjang kedatangan wisatawan mancanegara tersebut, baik dari segi pelayanan maupun fasilitas lainnya seperti menyediakan anjungan penukaran mata uang dan penjualan suvenir khas Pulau Dewata.
"Kami optimistis jadwal kedatangan kapal pesiar tersebut akan terpenuhi pada akhir tahun ini sebab operator kapal pesiar sudah menjadwalkan kapal mereka untuk singgah di Bali," ujarnya.
Ali menambahkan bahwa dengan kedatangan wisatawan mancanegara tersebut berdampak pada target peningkatan jumlah kunjungan wisata.
"Kapal pesiar yang sandar pada pertengahan Maret ini adalah MV Seabourn Odyssey yang berlayar dari Australia dan selanjutnya mengunjungi beberapa pelabuhan di daerah lain," katanya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Komang Suparta: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.