Jakarta (Antara Bali) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa dibuka menguat sebesar 1,79 poin atau 0,03 persen menjadi 5.479,62.

Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak menguat 0,45 poin (0,05 persen) menjadi 954,13.
"Pencapaian kinerja ekonomi Indonesia menjadi katalis positif bagi laju IHSG. Februari tercatat deflasi dan neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus," kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi yang terjadi pada Februari 2015 sebesar 0,36 persen, merupakan deflasi kedua tertinggi yang pernah terjadi dalam 50 tahun terakhir, untuk bulan yang sama.

Data lainnya, neraca perdagangan Januari 2015 surplus dengan total ekspor mencapai 13,3 miliar dolar AS dan impor 12,6 miliar dolar AS sehingga terjadi surplus sebesar 709,4 juta dolar AS.

Dari eksternal, lanjut dia, sektor manufaktur Tiongkok yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar kedua dunia menunjukkan kemajuan dalam kondisi operasional secara keseluruhan di bulan Februari, dengan perusahaan mencatatkan ekspansi, sementara jumlah usaha baru naik dengan laju yang lebih cepat.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 2,26 poin (0,01 persen) ke 24.885,18, indeks Bursa Nikkei turun 70,85 poin (0,38 persen) ke 18.756,03, dan Straits Times menguat 23,10 poin (0,68 persen) ke posisi 3.426,55.(WDY)

Pewarta: Oleh Zubi Mahrofi
Editor : I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026