"Memang benar IGD Sanglah memerlukan tempat tidur tambahan untuk mengantisipasi membludaknya pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit ini," kata Kepala Sub-Bagian Humas RSUP Sanglah, dr Kadek Nariyantha di Denpasar, Senin.
Ia mengakui IGD RSUP Sanglah memerlukan "valbed" tersebut untuk pasien yang akan menjalani rawat inap. Namun, masih mendapat penanganan di ruangan tersebut.
Hal itu karena ruang rawat inap dirumah sakit tersebut sudah penuh, sehingga untuk sementara waktu pasien diobservasi di UGD dengan pengawasan tenaga medis.
Sementara itu, terkait penambahan "brancard" atau tempat tidur beroda, pihaknya belum dapat memastikan jumlah sarana yang akan ditambah untuk di IGD rumah sakit itu.
"Untuk tempat tidur tersebut yang dimiliki di ruang IGD sebanyak 50 buah dan jumlah tersebut sudah maksimal untuk digunakan ruangan itu," ujarnya. (WDY)
Pewarta: Oleh I Made Surya: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.