Gianyar (Antara Bali) - Polres Gianyar membentuk dua posko untuk memantau arus mudik bagi umat Muslim serta meningkatnya kunjungan wisatawan domestik ke wilayah tersebut selama libur lebaran.

Kepala Bagian Operasional Polres Gianyar Kompol I Made Wartamana di Gianyar, Sabtu mengatakan, satu posko ditempatkan di pertigaan menuju Pasar Seni Sukawati dan posko lainnya ditempatkan di perempatan Desa Masceti di Jalan Ida Bagus Mantera.

"Saat ini sebanyak 120 personel dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan suasana selamalibur lebaran di Kabupaten Gianyar. Masing-masing posko ditempati lima sampai sepuluh personel," ujarnya.

Sisanya, kata Wartamana, dikerahkan untuk pengamanan masjid,  tempat wisata, tempat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya. Mereka menjalankan tugas selama 24 jam secara bergantian.

Selama bertugas, ujar Wartamana, belum ditemukan adanya keganjilan ataupun tindakan kriminal untuk mengacau keamanan menjelang hari raya Lebaran.

"Semuanya masih berjalan normal, mudah-mudahan terus begini," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini arus mudik yang menggunakan Jalan Ida Bagus Mantera di Kabupaten Gianyar sangat kecil, karena kebanyakan umat Muslim yang berasal dari Pulau Jawa itu bertempat tinggal di Denpasar dan hanya sebagian yang berasaol dari NTB.

"Karena itu paling banyak yang digunakan adalah jalur Bali bagian barat , ketimbang Bali wilayah timur," ujarnya.

Dengan kecilnya volume arus mudik melewati jalur Ida Bagus Mantera, kata Wartamana, pihaknya tak begitu kewalahan mengatasi kemacetan di jalan by pass itu.

Begitu juga soal tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Kabupaten Gianyar, ujar Wartamana, sampai saat ini belum tampak ada peningkatan.

"Biasanya dua hari menjelang hari raya baru ada peningkatan kunjungan wisatawan domestik untuk berlibur ke Kabupaten Gianyar," katanya.

Ia mengaku jumlah personel tidak akan ditambah kalau situasinya aman terkendali seperti saat ini. Namun, kalau nanti keamanan dan kenyamanan terganggu akan ditambah personel pengamanan.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026