"Setelah data diperoleh, kami berharap tahun 2015 akan diwujudkan secara bertahap," katanya di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, pembatas jalan tersebut memiliki panjang sekitar dua kilometer di antara Pelabuhan Gilimanuk dan Cekik yang telah lama menjadi harapan kepolisian dan masyarakat setempat.
Selain itu mantan Wakil Bupati Badung itu juga mengecek infrastruktur mesin pemindai bahan logam atau X-Ray yang ditempatkan di Pelabuhan Gilimanuk.
Meskipun telah beroperasi namun mesin canggih itu belum dioptimalkan karena untuk menghindari efek radiasi yang cukup tinggi dari mesih tersebut di lahan yang lapang.
"Sehingga perlu dicarikan solusi agar bantuan Pemprov Bali ini bisa bermanfaat. Pengoperasian X-Ray itu baru berjalan pada kendaraan tertentu saja," ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa kendala itu akan diatasi dengan rapat koordinasi antarinstansi terkait sehingga mendapatkan solusinya, termasuk sumber daya manusia yang profesional untuk mengoprasikan alat pemindai itu. (WDY)
Pewarta: Oleh Dewa Wiguna: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.