"Mereka yang selama ini telah melakukan donor darah, agar dalam bulan puasa tetap melakukan kegiatan sosial, karena kebutuhan darah tetap banyak," kata Kasubad Donor Darah Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bali I Made Geria Arnita di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, peranserta dan kesadaran masyarakat akan besar artinya dalam membantu sesama umat manusia yang membutuhkan setetes darah untuk kelangsungan jiwa dan hidupnya dari berbagai jenis penyakit yang diderita.
Oleh sebab itu masyarakat hendaknya secara berkesinambungan mendonorkan setetes darahnya untuk sesama umat manusia yang membutuhkan.
"Donor darah bagi orang yang sehat jasmani dan rohani sama sekali tidak mempengaruhi tingkat kesehatan, karena organ tubuh akan memproduksinya dalam jumlah yang memadai," ujar Made Geria Arnita.
Oleh sebab itu PMI Bali selama 24 jam di RSUP Sanglah Denpasar membuka pintu bagi para donor darah, dan siap melayani donor darah di luar rumah sakit dengan jumlah lebih dari puluhan orang.
UTD PMI Bali yang berkantor di RSUP Sanglah Denpasar selama ini menerima permintaan 2.400 sampai 3.000 kantong daerah setiap bulannya dari warga masyarakat yang sedang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta di kota Denpasar dan wilayah Kabupaten Badung.
Permintaan darah tersebut 75 persen dapat dipenuhi dengan baik dan 25 persen sisanya bisa ditangani dengan donor pengganti dari keluarga pasien.
Kebutuhan darah yang setiap harinya berkisar 80-100 kantong itu dapat dipenuhi berkat peranserta organisasi himpunan donor darah Indonesia daerah Bali, khususnya yang telah terbentuk di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
Organisasi sosial itu terbentuk pada 320 unit di berbagai perusahaan swasta, instansi pemerintahan, TNI, Polri, lembaga swadaya masyarakat maupun organisasi profesi.
Geria Arnita menambahkan, masing-masing unit beranggotakan belasan hingga ratusan orang yang memiliki jadwal tetap untuk melakukan donor darah secara berkesinambungan.
Anggota masing-masing unit memiliki jadwal donor secara teratur untuk membantu sesama umat manusia, dengan harapan darah tetap tersedia di UTD PMI, sehingga kebutuhan daerah yang bersifat mendadak bagi pasien dapat dipenuhi, harap Made Geria.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.